Puskesmas Banjar Gelar Penyuntikan Vaksinisasi Covid-19 untuk Tenaga Kesehatan

Sampang, LiraNews – Pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) Banjar gelar penyuntikan vaksinisasi covid-19 kepada tenaga kesehatan, Jumat(29/1/2021).

Penyuntikan vaksinisasi itu dilaksanakan di puskesmas Banjar yang terletak di desa Banjar kecamatan kedungdung kabupaten Sampang disaksikan langsung oleh Camat kedungdung , TNI dan polri dan dan tokoh pemuda karang taruna.

Read More
banner 300250

Dari hasil pantauan Liranews.com di lokasi, dosis pertama vaksin Covid-19 disuntikan kepada Lailatul Muazdomah Selaku Plt. kepala Puskesmas Banjar untuk menjadi contoh dan dilanjutkan oleh petugas kesehatan (nakes) sebayak 28 orang.

“Dipuskesmas itu total nakes ada 75 orang tapi yang mendapatkan E-tiket untuk bisa divaksin itu hanya 50 orang, sedangkan 25 nya itu ada beberapa kendala ada yang menyusui, penyakit penyerta dan ada juga yang hamil,” ujar Ely kepada liranews.com usai disuntik vaksin Sinovac.

Dia juga menambahkan dari 50 yang mendapatkan E-tiket tersebut pihaknya hanya mendapatkan retribusi vaksin 35 dosis.

Ely juga menjelaskan dari tahap pertama yang 50 dosis vaksin ini masih kurang 15.

“Jumlah pendaftar 34 orang, jumlah lolos skrining 28 orang, jumlah yg di vaksinasi 28 orang sedangkan jumlah yang di tunda vaksinasi 6 orang ada penundaan vaksinasi bagi calon penerima vaksin di karenakan gangguan kesehatan,” tambahnya.

Wanita yang kerap disapa ibu Ely itu mengimbau kepada masyarakat khususnya wilayah kerja puskesmas agar tidak mudah termakan oleh informasi hoax, bahwa vaksin ini aman dan halal.

“Saya orang pertama yang disuntik vaksin di Puskesmas Banjar, maka dari itu mari kita semangat untuk melawan Covid-19 dengan disuntik vaksin dan tetap terapkan protokol kesehatan,” tegasnya.

Sementara ditempat yang sama, Muhammad Sulhan selaku Camat Kedungdung dan sekaligus ketua Satgas Covid-19 di kecamatan Kedungdung itu mengatakan tahap pertama vaksinisasi ini ditujukan kenakes saja.

“Sementara ini hanya petugas nakes saja mas, khususnya nakes di puskesmas Kedungdung dan Banjar karena di kecamatan Kedungdung itu ada 2 puskemas,” ucapnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh dengan kabar-kabar di media sosial tentang bahaya vaksin ini semua aman dan halal.

“Vaksin ini halal dan aman, masyarakat jangan sampai termakan kabar hoax, kegiatan vaksinasi merupakan bentuk kehadiran negara dalam rangka memberikan perlindungan untuk masyarakat agar tidak terpapar Covid-19,” pungkasnya.

Perlu diinformasikan ada beberapa proses sebelum dilakukan penyuntikan vaksin Sinovac ini adapun proses tersebut pertama pendaftaran dilanjutkan dengan pemeriksaan screening ketika sudah discrening dan dikatakan lolos baru di lakukan penyuntikan vaksin diakhir observasi selama 30menit. LN-MAM

Related posts