Rahmad Handoyo: Indonesia Harus Waspadai Mutasi Baru Covid-19 Asal Inggris

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews – Bertepatan setahun pandemi Covid-19 di Indonesia, Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengatakan, pemerintah telah menemukan mutasi baru virus corona atau B117 asal Inggris di Indonesia.

Hal itu disampaikan Dante dalam acara peringatan satu tahun Covid-19 yang digelar Kemenristek/BRIN, Selasa (2/3/2021).

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo meminta seluruh warga negara Indonesia untuk lebih berhati-hati terhadap varian baru Covid asal Inggris ini.

“Ya tentu kita lebih berhati-hati dan lebih waspada terhadap temuan varian Covid dari inggris ini. Tentu membuat tantangan kita semakin berat di saat kita belum bisa mengendalikan Covid-19,” kata Rahmad kepada para awak media, Kamis (4/3/2021).

Rahmad mengungkapkan, sebenarnya pemerintah telah melakukan berbagai langkah untuk mengantisipasi varian virus corona asal Inggris ini masuk ke Indonesia.

“Salah satunya beberapa waktu lalu kita sempat menutup penerbangan dari luar negeri,” jelas politisi PDI Perjuangan ini.

Namun, lanjut Rahmad Handoyo, Indonesia tidak bisa selamanya menutup diri, lantaran arus globalisasi tidak bisa kita elakkan.

“Yang bisa kita lakukan terhadap kasus ini pertama tentu kita tracing yang ketat terhadap saudara atau yang pernah berkomunikasi dengan detail sehingga kita bisa kanalisasi kemungkinan penyebaran Covid varian baru,” ujar Rahmad.

Rahmad juga mendorong pihak imigrasi agar lebih ketat lagi menjaga pintu masuk dari pihak eksternal yang terpapar Covid dan tidak hanya sebatas mengandalkan surat bebas Covid dari luar negeri tetapi begitu sampai di indonesia harus di screening atau antigen.

“Hal ini perlu dilakukan karena beberapa waktu lalu meskipun menggunakan surat masih ada yang terpapar Covid banyak dari luar negeri. Nah ini tidak boleh kecolongan lagi apalagi ini variannya kita belum tahu modelnya seperti apa,” imbuh legislator asal Dapil Jateng 5 ini.

Lebih jauh, Rahmad menghimbau kepada masyarakat dan semua pihak tidak perlu panik, melainkan tetap waspada mengikuti aturan kebijakan yang diputuskan pemerintah yaitu menjalankan protokol kesehatan dengan ketat pola hidup sehat wajib 5M, selain juga ikut mensukseskan program vaksinasi.

Rahmad meyakini, apabila semua hal itu dilakukan dengan baik, maka Indonesia akan bisa mengendalikan Covid-19.

Lebih lanjut, Rahmad Handoyo mendesak pemerintah dan litbangkes agar bersiaga terhadap berbagai kemungkinan tidak hanya sebatas dari Inggris saja tetapi juga berbagai mutasi Covid-19 yang ada di tanah air.

“Kemungkinan untuk bermutasi itu agar saudara kita yang terpapar dapat disembuhkan dengan pola tertentu,” terang Rahmad.

Rahmad pun menghimbau, Indonesia perlu melakukan penelitian secara terus-menerus, sehingga bangsa ini lebih siap mengantisipasi bilamana terjadi berbagai mutasi yang lebih berbahaya.

“Karena mutasi itu merupakan karakteristik virus bisa lebih bahaya bisa lebih ringan,” jelas Rahmad.

Rahmad pun menyarankan, agar pemerintah melakukan penelitian di tanah air tidak perlu di luar negari.

“Saya kira kita juga cukup mampu untuk melakukan penelitian yang ada di tanah air karena riset kita laboratorium kita di litbangkes di pusat atau daerah harus mempersiapkan dengan baik,” tukas Rahmad.

Sekali lagi, Rahmad mengingatkan kepada seluruh rakyat Indonesia tidak perlu panik dan tetap mengikuti kebijakan pemerintah.

“Sekali lagi kita tidak perlu panik dan ikuti perintah dari pemerintah,” pungkas Rahmad Handoyo. LN-RON

banner 300x250

Related posts

banner 468x60