Refleksi Hari Guru Nasional, PDI Perjuangan Minta Akses Peningkatan Kompetensi Guru Diperluas

Gravatar Image
  • Whatsapp
Mahasiswa S3 Cohort Universitas Pertahanan (Unhan) RI Hasto Kristiyanto

Jakarta, LiraNews – Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengingatkan bahwa Guru punya peran penting di dalam memperkuat narasi keIndonesiaan.

Karena itu, Hasto meminta agar Dunia pendidikan harus menjadi wahana bagi pendidikan budi pekerti; pendidikan yang membangun kesadaran sejarah perjuangan bangsa; dan sekaligus menggelorakan semangat nasionalisme yang diperlukan dalam mendorong kemajuan bangsa dan negara Indonesia.

Read More
banner 300250

“Dalam peran itu, transformasi kemajuan bangsa menempatkan peran guru sebagai pilar kemajuan,” jelas Hasto dalam refleksi Peringatan Hari Guru Nasional 2021, Kamis (25/11/2021).

Atas dasar hal tersebut, lanjut Hasto, profesi guru harus ditempatkan pada posisi strategis. Guru harus mendapatkan akses yang luas untuk meningkatkan kompetensinya dengan menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi, seperti S2, S3 dan program post doktoral.

“Selain itu, tunjangan sosial dan juga kesejahteraan para guru harus dikedepankan,” jelas Hasto.

Kata Hasto, PDI Perjuangan mengingatkan kembali bahwa Guru memiliki peran sentral di dalam meningkatkan peradaban Indonesia.

Melalui politik pendidikan yang mencerdaskan kehidupan bangsa, lanjut Hasto, para guru memiliki andil terpenting di dalam mendidik putra putri Indonesia agar merdeka dalam alam pikir, dan bergerak menguasai ilmu pengetahuan sebagai syarat penting kemajuan bangsa.

“PDI Perjuangan menginstruksikan kepada Tiga Pilar Partai (Struktural, Eksekutif dan Legislatif Partai) untuk benar-benar membantu pendidikan pra-sekolah, pendidikan dasar, hingga perguruan tinggi dengan menjadikan guru sebagai mitra bagi kemajuan dunia pendidikan Indonesia,” tuntas Hasto Kristiyanto, Sekjen DPP PDI Perjuangan.

Related posts