Resmikan Aplikasi Sinovac, Bupati Buol: Digitalisasi Kebijakan untuk Kesejahteraan Rakyat

Gravatar Image
  • Whatsapp

Buol, LiraNews – Bupati Buol H. Amirudin Rauf melaunching Aplikasi Sistem Informasi Evaluasi Kinerja Kecamatan (Sinovac) yang merupakan inovasi proyek peserta diklat kepemimpinan Tkt. III. di Aula Kantor Bupati Buol, Kamis (23/9/2021).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah, Asisten Pemerintahan (Mentor), Kabag Pemerintahan (Reformer), Tim EKK Tkt Kabupaten dan Para Camat.

Read More
banner 300250

Adapun beberapa point penting terkait arahan Bupati Buol diantaranya:

1. Tidak cukup hanya bertindak benar.

Bupati Buol menekankan di era digitalisasi seperti sekarang ini perkembangan zaman menuntut bukan hanya bekerja benar, sebab bekerja benar belum tentu bisa menjawab persoalan persoalan.

“Penting untuk belajar dari peristiwa ini: dibuktikan oleh tumbangnya berbagai perusahaan (CEO) dunia karena pemikiran lama menolak perubahan dan teknologi ” Lanjut Bupati Buol.

Saat ini kebiasaan lama tidak bisa lagi dipakai Steven Helock pernah berkata sebagai CEO Nokia, saat Nokia pernah merajai pasar namun tidak melewati perubahan besar. Maka mereka tdk mampu bersaing dengan sistem android yang lebih maju.

“Kami tidak pernah berbuat kesalahan, tapi kami kalah,” kata Amirudin.

Belajar dari kasus tersebut, era distrupsi seperti saat ini, benar tidaklah cukup. Perusahan lain kalah bersaing dengan perusahan yang menguasai teknologi.

“Oleh karena itu apa yang dilakukan oleh Kepala Bagian pemerintahan adalah menangkap teknologi dan memberikan kemudahan ” lanjut Bupati.

2. Aplikasi Penanggulangan Covid-19.

Saat ini di Kabupaten Buol sedang di rancang aplikasi penanganan covid-19. Penanganan Covid-19 berbasis digital.

“Dengan teknologi ini kita bisa mengetahui pelaksanaan penanganan covid-19 di kabupaten buol sampai dengan tingkat desa. Kita bisa tahu semua proses penanggulangan dalam hal: Pasien terpapar, Isman dan vaksinasi berbasis NIK dan Real Time,” ungkap Amirudin.

3. Banyak fakta yang bisa jadi pelajaran berbasis data.

“Cobalah jalan-jalan ke Jakarta dan pergilah ke perpustakaan, di sana tidak ada lagi deretan buku-buku, yang ada hanya ada buku digital. Pentingnya kita bisa mengakses jutaan buku-buku, agar supaya pengetahuan kita terupdate dengan membaca” ujar Bupati menegaskan.

4. Pentingnya pengetahuan dengan “membaca”.

Bupati Buol menekankan pentingnya wawasan kita lebih luas lagi dengan membaca.

“Bagaimana warna Kab. Buol, ke depan tergantung pada saudara-saudara kalian, saya sudah mau selesai, jabatan saya akan segera usai dan akan berakhir, tapi pada kalianlah yang akan melanjutkan masa depan Pemerintahan Kab. Buol, tentunya malu kita kalo nanti akan kalah oleh orang lain atau Pemda lainnya ” pungkas Bupati.

Membaca dan meluaskan pengetahuan melalui buku, serta mengikuti perkembangan zaman dan teknologi menjadi sangat penting sekali.

“Bagaimana pengetahuan dapat mencerahkan? karena dengan buku serta membaca kita akan mengetahui apa yang kita tidak tau dan memberi peta jalan dalam melayani rakyat,” kata Amirudin Rauf.

Pengetahuan akan menjadi jawaban atas setiap pertanyaan dan tantangan zaman. Sehingga hal-hal seperti Hoax dan Apologi non ilmiah dapat terjawab.

5. Manfaatkan Aplikasi Sinovac

Bupati Buol Amirudin menghimbau agar setiap OPD dalam realisasi kebijakan dapat memanfaatkan tekhnologi digital demi mewujudkan kesejahteraan rakyat.

“Selamat atas pencapaian aplikasi Sinovac ini, Tolong manfaatkan aplikasi ini dengan sebaik baiknya, bekerja cerdas untuk hasil maksimal, Sukses Buat Diklat dan Sukses untuk penerapan Aplikasi Sinovac ” tutup Amirudin Rauf. (firdaus gafar-LN)

Related posts