Ringankah Beban Masyarakat, YLKI Usulkan Tarif Listrik Diturunkan

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews – Wabah (pandemi) virus corona atau Covid-19, secara ekonomi sangat berdampak terhadap pendapatan masyarakat, khususnya untuk masyarakat rentan, yang pendapatannya berbasis harian.

Oleh karena itu, pemerintah harus memikirkan kelompok ini, dan sudah seharusnya pemerintah memberikan kompensasi agar daya beli mereka tidak tergerus.

Terkait dengan hal tersebut, Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi mengusulkan, agar struktur tarif listrik diturunkan, khususnya untuk golongan 900 VA, bahkan kalau perlu golongan 1.300 VA.

Tulus mengatakan saat ini struktur tarif berdasar keekonomiannya (non subsidi) berkisar Rp 1.352 per kWh.

“YLKI mengusulkan agar struktur tarif tersebut diturunkan minimal Rp 100 per kWh, selama 3-6 bulan ke depan, atau bergantung pada lamanya wabah,” Hal ujar Tulus kepada para wartawan, Kamis (26/3/2020)..

Apalagi, jelas Tulus, harga minyak mentah di pasaran dunia saat ini sedang turun, sehingga momen untuk menurunkan tarif listrik tidak terlalu mengganggu Biaya Pokok Penyediaan (BPP) listrik.

“Diharapkan dengan penurunan struktur tarif tersebut, bisa mengurangi beban ekonomi masyarakat rentan yang terdampak akibat pandemi Covid-19,” pungkasnya. LN-RON

banner 300x250

Related posts

banner 468x60