Rokhmin Dahuri: Ada Empat Alasan Utama Dukung Jokowi-Maruf Amin Menangkan Pilpres 2019-2024

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:

LiraNews.Com

Bagikan:

LiraNews, Jakarta – Ikhwanul Muballighin mengadakan Halaqoh Nasional Gerakan IM Jamin dan Silaturahim para Muballigh Se jawa barat, Banten dan DKI Jakarta, mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden Ir. Joko Widodo  – Kiai Maruf Amin periode 2019-2024.

Acara yang dihadiri Ketua Umum Ikhwanul Muballighin KH. Mujib Khudori Lc, Calon Wakil Presiden KH. Maruf Amin, diadakan di Pondok Pesantren Nurul Ibad, Jalan lubang buaya Jakarta Timur pada Minggu malam (31/3/2019).

Prof. DR. Ir. Rokhmin Dahuri,Ms, selaku Koordinator Nasional Gerakan IM Jamin mengatakan, bahwa ada empat alasan utama kenapa kita memilih Jokowo-Kiai Maruf Amin.  

Pertama, kebijakan dan hasil kerja Jokowi-JK seperti tahun ini secara faktual sangat bagus (on the track). Hal itu tercermin dari cara kepemimpinan Jokowi  tingkat kemiskinan menjadi 9.8% atau dibawah 10%. “Itu dalam sejarah NKRI baru pertama di bawah 10%. Bayangkan tahun 70 tingkat kemiskinan kita 60%. Semua ini data statistik dari BPS,” ujar Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) itu.

Rokhmin melanjutkan, besaran ekonomi Indonesia mulai tahun lalu mencapai 1.1 triliun. Dalam sejarah NKRI, hal ini baru pertama kali dari 193 negara di dunia hanya 16 negara yang besaran ekonominya produk domestik bruto nya di atas 1 triliuan.

“Dan Indonesia masuk ranking 16. Walaupun memang masih banyak PR, kemiskinan masih ada. Oleh karena itu, ada program pembagian sertifikat tanah, kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, pembangunan insfrastruktur. Hal itu untuk mengatasi kemiskinan dan kesenjangan atau distaritas baik antar penduduk maupun antar wilayah,” paparnya.

Alasan kedua, lanjut Rokhmin, Gaya (style) kepemimpinan Jokowi mudah dijangkau oleh rakyat. Apapun penilaian orang beliau suka menyapa, selfie bersama rakyat.

“Gaya kepemimpinan Jokowi dibandingkan presiden yang lalu, mungkin hanya dengan Bung Karno yang mudah dijangkau rakyat. Jokowi turun ke bawah, dalam catatan sejarah tidak ada frekuensi kunjungan ke daerah seperti yang dilakukan Jokowi,” cetusnya.

Ketiga, lanjutnya, fakta ekonomi keluarganya, dari sisi bisnis anaknya tidak cawe-cawe ke pemerintah. “Tidak seperti zaman dulu anak-anak presiden heboh di dunia bisnisnya,” ungkap mantan Menteri Kelautan era Presiden Gusdur dan Megawati Soekarnoputri itu.

Alasan keempat, ujar Rokhmin, adalah figur Kiai Maruf Amin sebagai seorang ulama, iman dan takwa akan ditumbuh kembangkan.

“Bagi kita umat Islam, itu adalah janji  dan persyaratan yang disodorkan oleh Allah dalam Surat Al Araf ayat 96, bahwa , jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri tersebut beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya,” terang Rokhmin.

Menurutnya, berkah itu bisa kemajuan, rakyat yang malas jadi rajin, pemimpin yang tidak melayani menjadi melayani, yang tadinya mengonsumsi narkoba jadi tidak, yang tadinya serakah menjadi qonaah. “Berkah tidak hanya berupa harta saja. Seharusnya empat alasan ini terpenuhi, Indonesia yang Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur menjadi tercapai,” katanya.

Apapun yang terjadi, pesannya, kita bersaudara. Jangan karena pilihan berbeda lalu memporak porandakan silaturrahim, persahabatan, kekeluargaa. Dimana persahabatan, kekompakan, kolaborasi menjadi syarat kemajuan bangsa.

Ia berharap dalam konstestasi pilpres ini harus saling menjaga persaudaraan, jangan mencederai atau memporak-porandakan persatuan bangsa.

“Jadi, saya mengimbau antara kedua kubu, baik kubu Jokowi-Maruf Amin maupun Prabowo-Sandi untuk fastabiqul khoirot saja, jangan kampanye negatif-negatifan. Istilah anak milenial jangan baper, jangan dibawa keperasaan. Karena itu, narasi kampanye, narasi debat harus sejuk,” imbuhnya.

Halaqoh Ihwanul Muballighin ini, terangnya, puncak dari ikhtiar organisasi para mubaligh sejak tahun lalu, melalui deklarasi dukungan kepada Jokowi-Kiai Maruf Amin memenangkan pilpres periode 2019-2024.

“Artinya sudah setahun lebih Ikhwanul Muballighin Ikhtiar, berdoa ke seluruh negeri dan mengajak untuk memilih Jokowi-Maruf Amin. Selanjutnya tinggal kerja door to door para muballigh ini ke pemilih,” pungkasnya. **

Bagikan:
Komentari Melalui Facebook
Mon Apr 1 , 2019
LiraNews.Com