Said Salahudin: PKP Sediakan Karpet Merah Bagi Para Eks Pegawai KPK

Gravatar Image
  • Whatsapp

Jakarta, LiraNews – Keinginan eks pegawai KPK untuk mendirikan partai politik baru merupakan ide yang bagus, tetapi itu bukan pekerjaan ringan. Perlu waktu lama. Kalau mau lebih cepat, PKP bersedia menyiapkan karpet merah untuk mereka.

Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) menyambut baik gagasan Rasamala Aritonang, mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang ingin mendirikan partai baru. Memberantas korupsi lewat partai politik merupakan pilihan yang tepat.

Read More
banner 300250

Masalahnya, mendirikan parpol baru bukan perkara mudah. Untuk bisa menjadi peserta Pemilu sebuah parpol harus terlebih dahulu memenuhi segudang persyaratan untuk mendapatkan status badan hukum dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Keadilan dan Persatuan Said Salahudin kepada para awak media, Kamis (14/10/2021).

Said mengungkapkan, setelah berstatus badan hukum, masih ada seabrek syarat lain yang juga harus dipenuhi oleh partai baru agar dapat dinyatakan lolos verifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Nah, semua proses itu tidak bisa dilakukan dengan cepat. Akan menguras terlalu banyak energi. Padahal, agenda pemberantasan korupsi tidak bisa menunggu waktu,” tutur Said.

Jadi, lanjut Said, di samping keinginan untuk membentuk partai baru, teman-teman yang punya reputasi baik dalam memberantas korupsi itu juga perlu menyiapkan opsi lain, misalnya bergabung dengan partai politik yang sudah siap mengikuti Pemilu 2024.

“Kalau berkenan, PKP bersedia menyiapkan karpet merah untuk menerima para pejuang anti-rasuah tersebut bergabung bersama kami. Sebab PKP adalah Rumah Besar Para Pejuang,” jelas Said.

Said memastikan agenda perjuangan PKP mempunyai kesamaan dengan teman-teman eks pegawai KPK.

“Buktinya, Ketua Umum kami Pak Yussuf Solichien sampai berani mengatakan di hadapan Presiden, seandainya saja tidak melanggar hukum, para koruptor itu pantasnya langsung ditembak mati saja. Apalagi terhadap mereka yang menggarong uang negara di saat rakyat sedang kesusahan,” papar Said.

Jadi, tukas Said, dengan bergabung bersama PKP, kita bisa memperkuat dan mempercepat agenda pemberantasan korupsi bersama rakyat yang sejati hatinya menginginkan negara ini bebas dari praktik korupsi.

Said menyatakan, PKP adalah partai politik yang tidak main-main dalam upaya pemberantasan korupsi.

“Nah, kalau tawaran ini dianggap baik, PKP akan menyiapkan tambur dan rebana untuk menyambut teman-teman eks pegawai KPK dengan ucapan ‘ahlan wa sahlan’,” pungkas Said Salahudin. LN-RON

Related posts