Saleh Daulay: Pemerintah Segera Bertindak Terkait Temuan WNI Terpapar Virus Corona

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews – Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay meminta, Pemerintah RI segera melakukan langkah-langkah yang diperlukan terkait dengan temuan dua WNI yang positif terkena virus Corona.

Hal tersebut disampaikan Saleh kepada para awak media melalui Siaran Pers, Senin (2/3/2020).

Pasalnya, kata Saleh, temuan ini dikhawatirkan akan menimbulkan kepanikan masyarakat.

“Oleh karenanya, pemerintah perlu mengantisipasi agar masyarakat tetap tenang dan tetap bisa menjaga lingkungannya agar tidak terjangkit,” katanya.

Saleh mengatakan, beberapa hari kemarin, pemerintah menyatakan belum menemukan bukti wabah virus corona telah masuk di Indonesia.

“Sekarang, sudah terbukti ternyata ada yang terinfeksi. Pekerjaan pemerintah tentu akan menjadi lebih banyak. Termasuk bagaimana menenangkan masyarakat sekaligus melakukan sosialisasi massif agar mereka terhindar dari virus berbahaya itu,” ungkapnya.

Selain itu, tukas Saleh, pemerintah diminta untuk bersungguh-sungguh melakukan perawatan kepada dua orang yang terjangkit.

Saleh menyebut, pemerintah harus membuktikan kalau Indonesia mampu merawat dan menyembuhkan mereka. Itu sejalan dengan pernyataan pemerintah selama ini.

“Pemerintah kita kan selalu menyebut sudah siap untuk menghadapi virus ini. Bahkan, katanya, alat-alat yang dimiliki sudah berstandar WHO. Sekarang saatnya membuktikan kalau alat dan para ahli kita mampu bekerja secara optimal,” imbuhnya.

Di lain pihak, Saleh menilai, Pemerintah Indonesia perlu semakin menjaga pintu-pintu masuk Indonesia.

“Sebab, penyebaran virus ini ternyata dibawa oleh orang asing yang datang ke Indonesia,” sambungnya.

Karena itu, saran Saleh, harus ada upaya ketat untuk menjaga agar tidak ada orang terinfeksi yang masuk ke Indonesia.

“Negara lain juga melakukan penjagaan ketat. Bahkan Arab Saudi pun sudah melarang penduduk negara-negara tertentu untuk umroh. Semestinya, Indonesia juga bisa melakukan hal yang sama,” sarannya.

Wakil Ketua Fraksi PAN DPR RI ini mengaku, dirinya sering mendapat komplain dari medsos.

“Katanya, pemeriksaan di bandara tidak maksimal. Alat yang digunakan sangat manual sekali. Tentu ini harus diseriusi pemerintah. Tidak boleh dianggap remeh. Komplain seperti itu adalah bagian dari kekhawatiran masyarakat,” tutup anggota DPR RI asal Dapil Sumut II tersebut.

Pemerintah Harus Lebih Antisipatif

Sementara itu anggota Komisi IX DPR RI lainnya Anas Thahir menghimbau, pemerintah harus meningkatkan kewaspadaan dan memastikan kesiapan seluruh sistem kontrol dan antisipasi wabah virus corona bisa berjalan dengan baik.

“Pasca ditemukannya dua warga negara Indonesia (WNI) terpapar virus corona, Pemerintah harus meningkatkan kewaspadaan dan memastikan kesiapan seluruh sistem kontrol dan antisipasi wabah virus corona bisa berjalan dengan baik, terutama terhadap hilir mudik keluar masuknya warga negara asing dari maupun ke Indonesia,” imbuhnya.

Anas juga meminta, penanganan Kemenkes terhadap WNI yang terpapar virus corona harus lebih maksimal, agar penyebarannya tidak meluas dan terkendali dengan baik.

“Dengan ditemukan WNI yang terpapar tersebut, penanganan Kemenkes harus lebih maksimal, agar penyebarannya tidak meluas dan terkendali dengan baik,” sarannya.

Politisi PPP ini juga berharap, seluruh rakyat Indonesia tidak panik, namun tetap menjaga kesehatan, dan mempercayakan penanganan kasus wabah virus corona ini kepada pemerintah.

“Masyarakat hendaknya tetap menjaga kesehatan, tidak panik, dan mempercayakan penanganannya ke pemerintah,” pungkasnya. LN-RED

banner 300x250

Related posts

banner 468x60