Satgas Pencegahan Corona Sampang Tidak Bisa Menutup Pasar, Ini Alasannya

Sampang, LiraNews – Antisipasi Pencegahan dan Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) terus dilakukan oleh Tim Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan Covid – 19 di Kabupaten Sampang.

Hal ini terkait pasien asal Sampang yang meninggal di Bogor. Pemantauan secara intensif untuk menimalisir penyebaran covid-19 dilakukan saat dikebumikan dengan 15 orang pengantar.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang, Asrul Sani mengatakan data per Kamis (26/03/2020) jumlah pasien yang termasuk dalam Orang Dalam Resiko (ODR) sebanyak 1.357, sedangkan 50 diantaranya dikategorikan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP).

“Satgas juga melakukan melakukan penyemprotan d beberapa tempat umum dan perkantoran,” ujar Asrul Sani yang juga sebagai sekaligus penanggung jawab Satgas Covid-19.

Sementara saat ditanya terkait bilik disinfektan di Kabupaten Sampang, pihaknya mengaku dalam waktu dekat akan dipasang bilik tersebut. Selain itu, Satgas Pencegahan Covid-19 juga melakukan pengecekan di terminal Sampang, sejak beberapa waktu lalu.

Disisi lain, satgas juga melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa tempat umum termasuk perkantoran di Kota Sampang.

“Banyak masyarakat yang tanya kalau pasar kenapa tidak ditutup, ini berat karena di pasar ini tempat beli kebutuhan pangan kita. Berat kalau sampai ditutup,” tuturnya. LN-R2