Satu Meninggal Dunia Terkait Demo Depan Pabrik PT ICCHI Karawang, LSM GMBI: Tangkap Dalang Pembunuhan!

Gravatar Image
  • Whatsapp

Karawang, LiraNews – Sebuah mobil hancur, satu orang dikonfirmasi meninggal dunia, dan beberapa aktivis lainnya luka parah dalam aksi massa yang dilakukan LSM GMBI (Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia) dan beberapa ormas di depan pabrik PT ICCHI Karawang pada Rabu (24/11/2021) siang.

Ketua Umum DPP LSM GMBI Moch Fauzan Rachman mengatakan, perusakan kendaraan bermotor dan pengeroyokan dengan senjata tajam terhadap aktivis GMBI bukan terjadi di lokasi aksi, akan tetapi terjadi di depan Hotel Residence Karawang.

Read More
banner 300250

Fauzan menjelaskan, pengeroyokan yang dilakukan oleh orang berseragam ormas GMPI (Gerakan Militansi Pejuang Indonesia) mengakibatkan empat orang luka parah dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit.

“Saat ini dari keempat aktivis GMBI tersebut, satu orang dikabarkan meninggal dunia. Korban meninggal dunia bernama Achmad Sudir, asal Rembang,” tutur Fauzan dalam keterangan tertulis pada Kamis (25/11/2021) dini hari.

“Keempat korban merupakan pengemudi dan penumpang yang ada dalam mobil Brio. Mobil tersebut rusak parah dihancurkan beberapa orang berseragam GMPI pada saat perjalanan menuju lokasi aksi,” lanjut Fauzan.

Selaku Ketua Umum LSM DPP GMBI, Fauzan menganggap perusakan dan pengeroyokan yang terjadi terhadap anggotanya merupakan aksi pembunuhan berencana.

“Karena kejadian tersebut dilakukan secara terang-terangan oleh sekelompok massa bersenjata tajam,” ungkapnya.

Bahkan menurut Fauzan, polisi dilokasi terkesan tidak berkutik, pada saat sekelompok orang bersenjata tajam melakukan perusakan mobil dan mengeroyok empat orang aktivis GMBI di dalamnya.

Atas kejadian ini, Fauzan meminta aparat kepolisian bertindak tegas dan mengusut tragedi pembunuhan dan perusakan. Selain itu, ia pun berharap polisi dapat mengungkap dalang dan semua pelaku pembunuhan yang terlibat ditangkap.

Saat ini Surat Laporan Pengaduan yang ditujukan kepada Kapolda Jawa Barat sudah dikirimkan oleh LBH GMBI. Dalam laporan tersebut, LBH GMBI meminta Polda Jawa Barat mengambil alih pengusutan kasus pembunuhan aktivis GMBI.

“Bukti video dan foto sudah banyak beredar di sosial media, seharusnya bukan perkara sulit bagi kepolisian untuk mengungkap pembunuhan ini,” tutup Moch Fauzan Rachman, Ketua Umum DPP LSM GMBI.

Related posts