SCENE 2021 Tuntas Digelar, Sandiaga Uno Apresiasi Gelaran yang Inklusif

Gravatar Image
  • Whatsapp

Jakarta, LiraNews – Gelaran SCENE 2021 Masterclass pengembangan scenario film oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah selesai digelar.

Kegiatan ini ditutup dengan networking forum atau pitching session pada 3 September 2021 di Jakarta yang diikuti oleh 14 peserta terpilih mewakili empat kota pelaksanaan, yakni Surabaya, Bandung, Padang, dan Makassar.

Read More
banner 300250

Dari pantauan media selama melakukan liputan, seluruh tahapan gelaran SCENE 2021 khususnya masa inkubasi dan networking forum terlihat sangat menarik dan inklusif.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyampaikan selamat kepada seluruh peserta yang sudah mengikuti masa inkubasi selama 14 hari di Bogor. Mereka telah dibimbing oleh para mentor tetap dan mentor tamu. di antaranya Ki Slamet Rahardjo, Mbak Laili Laila, Rahabi Mandra dan para mentor tamu lainnya.

Sandiaga Uno mengatakan, SCENE merupakan sebuah program yang inklusif. Hal itu dibuktikan dengan terpilihnya salah satu peserta yang bernama Abdul Majid asal Surabaya yang merupakan seorang penyandang disabilitas.

Kebetulan melalui karyanya yang berjudul Blank Spot, Majid tetap dapat menyalurkan kreatifitasnya untuk menuliis sebuah kisah perjuangan seorang penyandang disabilitas yang pantang menyerah dalam meraih mimpinya, yakni mendaki puncak Mahameru.

“Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada peserta terpilih, selamat datang di industri kreatif film tanah air,” ungkap Sandiaga Uno dalam opening ceremony 3 September 2021.

Sementara itu, peserta SCENE 2021 Abdul Majid penyandang disabilitas netra bersyukur dan merasa beruntung dapat terpilih untuk mengikuti masa inkubasi dan networking forum SCENE 2021.

Majid mengatakan untuk dapat mencapai tahapan ini harus mengeluarkan effort yang cukup keras. Bersaing dengan 80 peserta dari Surabaya, Bandung, Padang dan Makassar.

“Saya yakin seluruh karya teman-teman mempunyai kualitas dan karakteristiknya masing-masing. Hal ini dapat diukur dengan semua hasil karya yang sudah melewati tahapan kurasi dari para mentor,” paparnya.

Terkait respon Sandiaga Uno dan program SCENE yang di klaim Inklusif, Majid mengatakan salah satu tujuannya mengikuti event ini adalah untuk mengkampanyekan isu-isu inklusi social, khususnya lewat industri kreatif film tanah air.

“Saya sangat bersyukur bahwa komitmen Kemenparekraf untuk berusaha menghadirkan program SCENE yang inklusif untuk penyandang disabilitas sangat perlu di apresiasi,” katanya.

Related posts