Sempat Dirawat, Pria yang Lompat dari Flyover Diponegoro Meninggal

  • Whatsapp
banner 468x60

Surabaya, LiraNews – Pria nekat melakukan usaha aksi bunuh diri dengan melompat dari flyover Diponegoro akhirnya meninggal dunia. Korban meninggal Rabu (29/1/2020) sekira pukul 17.30 WIB setelah sempat dirawat di RSU dr Soetomo. Diduga luka di kepala yang terbentur mobil menjadi penyebab utamanya. Luka di kepalanya terus mengeluarkan darah.

“Iya, meninggal kemarin sore sekitar pukul 17.30 WIB,” ujar adik kandung korban Hana Maria saat ditemui di rumahnya, Kamis (30/1/2020).

Hana menambahkan usai dievakuasi dari flyover Diponegoro ke IGD, korban masih sadar dan berbicara. Bahkan menurutnya, masih sempat minta kopi dan minum air mineral.

“Saat perjalanan dan dirawat di IGD masih sadar dan ngobrol. Malah tadi minta kopi,” tutur perempuan 41 tahun itu.

“Tapi, tiba-tiba saat kita ngobrol, korban nggak sadarkan diri dan dibawa ke ruang resusitasi lalu meninggal,” tambahnya.

Menurut Hana, usai melompat dari flyover, korban diketahui terluka di bagian kaki dan kepala bagian kiri. Luka di kepalanya terus mengeluarkan darah.

“Dokternya nggak bilang lukanya seperti apa tapi memang tadi luka di kepala yang parah karena terbentur mobil pas jatuh dan mengeluarkan darah terus. Kalau kakinya luka biasa nggak sampai patah,” terang Hana.

Dikatakan Hana, pihak keluarga saat sedang mengurus administrasi kepulangan jenazah korban. Rencananya korban akan dimakamkan hari ini kamis (30/1/2020). LN-Alamuddin

banner 300x250

Related posts

banner 468x60