Sinkronisasi dan Implementasi Kebijakan Kampus Merdeka Ubhara Surabaya

  • Whatsapp
banner 468x60

Surabaya, LiraNews -Universitas Bhayangkara ( Ubhar ) Surabaya menggelar acara Webinar dan Temu Alumni. Acara ini dilaksanakan atas dasar hasil pelaksanaan penelitian pendahuluan Tracer Study alumni FEB tahun 2020 yang dilakukan oleh tim riset Paguyuban Alumni BEM-FE Ubhara Surabaya, Sabtu (24/10/2020).

Adapun pelaksanaan penelitian dilakukan sejak tanggal 10 – 30 september 2020 secara daring melalui aplikasi Google Formulir kepada segenap alumni yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Read More

banner 300250

Pada acara Webinar dan Temu alumni yang diberi tema Sinkronisasi dan Implementasi Tracer Study Alumni Terhadap Kebijakan Merdeka Belajar “Kampus Merdeka” Kemendikbud menuju Ubhara Surya Unggul dan Kompetitif”

Rektor Ubhara, Brigjend Pol.Purn. Drs Edi Prawoto, SH., M.Hum Rektor Ubhara Surabaya, mengatakan kegiatan webinar ini menjadi cerminan kolaborasi yang aktif dari alumni. Apalagi ada hasil riset Tracer Study alumni FEB tahun 2020 yang menjadi bekal mempermudah magang mahasiswa.

“Kegiatan ini menjadi bukti alumni ikut membangun perguruan tinggi. Jadi kami sinergikan dengan alumni bagaimana program kampus merdeka sehingga bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Dikatakan Edy, konsep kampus merdeka menuntut pembelajaran lebih banyak di luar kelas, sehingga mahasiswa hanya empat semester menempuh materi di jurusannya.

Untuk mempersiapkan kampus merdeka, saat ini Ubhara sedang menyesuaikan kurikulum dan kemampuan dosen.

“Kebijakan lama identik tatap muka, dengan kampus merdeka ini belajar tidak harus tatap muka bisa dari tempat yang jauh. Rencananya pembelajaran tatap muka tidak akan sampai 25 persen,” katanya.

Sisanya, mahasiswa bisa mengambil materi dari jurusan lain sesuai minatnya atau memperpanjang masa magang.

Sementara itu Wakil Rektor III Ubhara Ismail menambahkan saat ini pihaknya sedang menyusun kurikulum untuk konsep kampus merdeka di tahun ajaran 2021.

“Dengan program kampus merdeka, mahasiswa hanya mengambil materi empat semester di jurusannya. Sisanya mereka mengambil materi lintas jurusan atau di dunia kerja,” katanya.

Selain itu, pengambilan sistem kredit semester akan disesuaikan dengan minat siswa tanpa terpaku paket yang diberikan lembaga.

“Sehingga mahasiswa lebih bergairah dengan perkuliahan karena sesuai dengan minatnya,” ujarnya.

Di sisi lain, Citra Mudjityaningasih,SE. perwakilan tim tracer study paguyuban alumni BEN-FEB ubhara mengatakan bahwa penelitian ini adalah wujud sumbangsih dari alumni terhadap almamater. Untuk kedepannya pelaksanaan tracer study harus dilaksanakan secara profesional, institusional dan holistik kepada seluruh Alumni ubhara sebagai syarat wajib implementasi kebijakan kampus merdeka.” Harusnya seperti itu untuk menjawab tantangan milenial,” pungkasnya

banner 300x250

Related posts

banner 468x60