Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, Lucy Kurniasari: Mari Saling Tolong Menolong

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews – Rasa kedamaian seringkali terusik di negara kita hanya disebabkan perbedaan pandangan politik dan kepentingan. Kedamaian itu semakin sering terusik hanya karena perbedaan kepercayaan.

Demikian ditegaskan anggota MPR RI Lucy Kurniasari dalam Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI di Sidoarjo, Rabu (26/5/2021).

Read More

banner 300250

Namun, lanjut Lucy, saat Bulan Ramadhan yang baru kita lalui bersama, hal itu sudah tidak lagi terlihat. “Masyarakat kita terlihat menyatu dalam berbagai aktivitas yang mencairkan perbedaan tersebut,” kata Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya ini.

Menurut Lucy, Ramadhan kali justru terlihat sukacita dari berbagai golongan masyarakat, saling membantu, memberi, dan bersedekah kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Jadi, sambung Lucy, Ramadhan kali ini terlihat tidak mengenal perbedaan, tetapi semua berlomba-lomba untuk menabur kebaikan. “Mulai dari pembagian sembako hingga membagikan takjil gratis oleh umat Islam maupun umat agama lain tampak di mana-mana,” ungkapnya.

Lucy Kurniasari memberi contoh, kegiatan para pemuda lintas agama di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, membagikan takjil bagi pengendara yang melintasi di salah satu jalan di Jombang.

“Contoh lainnya, katanya, pemuda dan pemudi umat Hindu di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), juga membagikan takjil kepada umat Islam yang hendak berbuka puasa,” beber anggota Komisi IX DPR RI ini.

Dua contoh tersebut, tutur Lucy, merupakan wujud saling tolong menolong sesama anak bangsa, yang sudah dilakukan nenek moyang sejak dulu kala. “Perilaku saling membantu ini harus terus dilestarikan dengan cara menanamkannya kepada anak cucu kita,” imbuhnya.

Menurut Lucy, perilaku saling membantu itu termasuk nilai gotong royong. “Nilai ini salah satu nilai penting yang secara tersirat termaktub dalam ideologi Pancasila,” ungkap Ning Surabaya 1986 ini.

Lebih lanjut, legislator asal Dapil Jatim 1 ini menambahkan, gotong royong itu dapat berupa perilaku saling tolong menolong, bahu membahu, dan peduli kepada sesama tanpa memandang ras dan status sosial.

“Perilaku berbagi takjil itu pada khakekatnya sudah termasuk dalam nilai gotong royong. Nilai-nilai ini diharapkan tidak hanya diterapkan di bulan ramadhan, tapi juga setiap saat sebagai bentuk pengamalan kita pada Pancasila,” tandas Lucy Kurniasari. LN-RON

banner 300x250

Related posts

banner 468x60