TAUT Laporkan Dugaan Pelanggaran Cawakot Benyamin Davnie Ke Bawaslu Tangsel

  • Whatsapp
banner 468x60

Tangsel, LiraNews– Tim Advokasi Untuk Tangerang Selatan (TAUT), secara resmi melaporkan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Calon Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat, Jumat (21/8/2020).

Benyamin Davnie, diketahui saat ini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Tangerang Selatan. Ia juga menjadi salah satu kandidat bakal calon wali kota Tangsel di Pilkada mendatang.

Read More

banner 300250

Koordinator TAUT Rizal Khoirur Roziqin menuturkan, dugaan pelanggaran yang dilakukan Benyamin Davnie ketika mendompleng salah satu agenda Pemkot Tangsel yaitu peresmian Rumah Umum Layak Huni di Kelurahan Muncul, Setu, Babakan, dan Bakti Jaya di Kecamatan Setu.

“Tim Advokasi Untuk Tangerang Selatan, resmi melaporkan Benyamin Davnie atas dugaan pelanggaran kegiatan yang dilakukan oleh salah satu bakal calon wali kota dalam pemilihan kepala daerah kota Tangerang Selatan Tahun 2020,”ungkap Rizal.

Kegiatan yang dilakukan oleh Benyamin Davnie tersebut, samnungnya, patut diduga sebagai bentuk pelanggaran sebagaimana diatur dalam pasal 71 ayat 1 dan ayat 3 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016.

“Berdasarkan fakta tersebut, patut diduga bahwa Benyamin Davnie sudah menggunakan jabatannya sebagai wakil wali Kota Tangsel dalam program pemerintah berupa peresmian Rumah Umum Layak Huni,” terangnya.

Adapun kronolgis kejadian dugaan pelangaran yang laporkan adalah terkait dengan tindakan Benjamin Davnie ketika melakukan kegiatan yang diduga dengan cara mendompleng salah satu agenda pemerintah daerah kota Tangerang Selatan saat peresmian Rumah Umum Layak Huni di Beberapa Kelurahan di Kecamatan Setu Kota Tangsel. Kelurahan tersebut meliputi wilayah Muncul, Setu, Babakan, dan Bakti Jaya, kejadian pada tanggal 19 Agustus 2020.

Dari pemberitaan media massa mencatat bahwa Benyamin Davnie menyampaikan janji-janji sebagaimana halnya kampanye. “Intinya demi kesejahteraan masyarakat pembangunan juga tetap harus dilakukan,” bunyi salah satu janji Benyamin Davnie.

Benyamin Davnie juga menyampaikan bahwa Pemkot Tangsel akan melakukan bedah lingkungan. Di mana, bukan hanya rumah saja yang akan dilakukan perbaikan melainkan juga lingkungan sekitarnya.

“Ke depannya, Benyamin juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan melakukan bedah lingkungan. Dimana bukan hanya rumah saja yang akan dilakukan pembedahan, melainkan lingkungan dari rumah tersebut,” tandasnya.

Hal itu dinilai untuk kepentingan pencalonan Benyamin Davnie sebagai calon wali Kota Tangsel pada Pilkada Tangsel 2020 yang berpasangan dengan Saga Pilar Ichsan.

“Kejadian ini akan kami laporkan ke Badan Pengawas Pemilu Kota Tangerang Selatan demi tegaknya hukum dalam pelaksanaan Pilkada Tangsel yang jujur dan adil,” kata Rizal.

Kegiatan yang dilakukan oleh Benyamin Davnie tersebut patut diduga sebagai bentuk pelanggaran sebagaimana diatur dalam Pasal 71 ayat 1 dan ayat 3 Undang-undang Nomor 10 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 1 tahun 2015, tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 1 tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota menjadi UU yang berbunyi sebagai berikut :

Pasal 71 ayat 1
Pejabat negara, pejabat daerah, pejabat aparatur sipil negara, anggota TNI/POLRI, dan Kepala Desa atau sebutan lain/Lurah dilarang membuat keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon.

Pasal 71 Ayat (3)
Gubernur atau Wakil Gubernur, Bupati atau Wakil Bupati, dan Walikota atau Wakil Walikota dilarang menggunakan kewenangan, program, dan kegiatan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon baik di daerah sendiri maupun di daerah lain dalam waktu 6 (enam) bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan penetapan pasangan calon terpilih.

Berdasarkan fakta tersebut patut di duga bahwa Benjamin Davnie sudah menggunakan jabatan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan sekaligus Program Pemerintah berupa peresmian Rumah Umum Layak Huni pada tanggal 19 Agustus 2020 di Kecamatan Setu, untuk kepentingan pencalonannya di Pilkada Kota Tangerang Selatan tahun 2020.

Ia diketahui akan berpasangan dengan Saga Pilar Ichsan. Rizal berharap Bawaslu bisa memproses sesuai aturan berlaku demi tegaknya hukum dalam pelaksanaan pilkada Tangsel yang jujur dan adil. LN-AZA

banner 300x250

Related posts

banner 468x60