Tembakan Salvo Iringi Prosesi Pemakaman Militer Almarhum Pratu Hans Marthen Mirino

Plh Kasdim 1708/BN Mayor CKU (K) Patresia Siante pimpin upacara pemakaman militer almarhum Pratu Hans Marthen Mirino di TPU Yendidor, Kabupaten Biak Numfor, Selasa (23/1/2024). (Foto: Penerangan Kodim 1708/BN)

Biak, LiraNews – Plh Kasdim 1708/BN Mayor CKU (K) Patresia Siante memimpin pemakaman militer almarhum Pratu Hans Marthen Mirino yang dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Yendidori, Distrik Yendidori, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Selasa (23/1/2024).

Plh Kasdim 1708/BN Mayor CKU (K) Patresia Siante berikan sambutan rasa duka cita dan belasungkawa dari Kodim 1708/BN di TPU Yendidor, atas berpulangnya almarhum Pratu Hans Marthen Mirino untuk selamanya. (Foto: Penerangan Kodim 1708/BN)

Rangkaian pemakaman militer tersebut, diawali acara penyerahan jenazah dari pihak keluarga kepada pemerintah melalui Kodim 1708/BN di rumah duka yang berada di Kampung Yendidori.

Ucapan belasungkawa dari Plh Kasdim 1708/BN Mayor CKU (K) Patresia Siante kepada bapak Titus Mirino dan ibu Margarets Manggaprouw, orang tua almarhum Pratu Hans Marthen Mirino. (Foto: Penerangan Kodim 1708/BN)

Dalam sambutannya, Plh Kasdim 1708/BN Mayor CKU (K) Patresia Siante menyampaikan rasa duka cita dan belasungkawa yang mendalam atas kepergian almarhum.

Tembakan salvo, upacara pemakaman militer almarhum Pratu Hans Marthen Mirino di TPU Yendidor, Kabupaten Biak Numfor. (Foto: Penerangan Kodim 1708/BN)

”Upacara kebesaran ini dilaksanakan sebagai penghormatan dan penghargaan pemerintah atas jasa, dharma bhakti dan pengabdian almarhum kepada negara dan bangsa semasa hidupnya,” kata Plh Kasdim 1708/BN Mayor CKU (K) Patresia Siante.

Plh Kasdim 1708/BN Mayor CKU (K) Patresia Siante berikan penghormatan terakhir kepada almarhum Pratu Hans Marthen Mirino. (Foto: Penerangan Kodim 1708/BN)

Dikatakannya, kami keluarga besar Kodim 1708/BN sebagai sesama rekan prajurit hari ini TNI dan bangsa kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya serta prajurit terbaik yang patut kita teladani kebaikannya yang sepanjang hayatnya mendharmabhaktikan dirinya sebagai TNI AD.

Bagi keluarga yang tinggal, Plh Kasdim 1708/BN menyampaikan agar dapat menerima musibah ini dengan penuh keikhlasan dan selalu mengaitkan doa dengan tulus dan ikhlas, sehingga almarhum lebih tenang di alam kuburnya.

”Semua ini sudah kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa, kita sebagai manusia wajib menerima dengan penuh keikhlasan. Maka dari itu marilah kita semua senantiasa mendoakan almarhum semoga kesalahan dan kekhilafan serta dosa yang ada pada almarhum diampuni, sehingga dapat terima di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” tandas Plh Kasdim.

Upacara pemakaman diakhiri dengan pembacaan doa dan penghormatan terakhir kepada almarhum. LN-Pen Kodim 1708/BN

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *