Temukan Limbah Medis Berserakan, Stakeholder Bangkalan Cari Tahu Asal Limbah 

  • Whatsapp
banner 468x60

Bangkalan, LiraNews – Beredar foto limbah medis atau B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) di Medsos (Media Sosial) yang cukup meresahkan warga Kabupaten Bangkalan. Limbah medis tersebut berupa jarum suntik yang ditemukan berserakan disekitar Jl. Soekarno Hatta, lebih tepatnya berada di sekitar pertigaan jalan kembar, Kelurahan Mlajah Bangkalan (2/12).

Penemuan limbah medis tersebut baru diketahui setelah akun Facebook atas nama Rubiono swd memosting foto limbah medis yang diduga hasil pembuangan dari Klinik kesehatan yang ada di Bangkalan.

“limbah bekas suntikan dibuang begitu saja dipinggir jalan depan ex. Rumah makan untung, lalu siapa yang bertanggung jawab atas semua ini? Tolong sadar, yang buat pasti tau tentang kesehatan” tulis akun Facebook Rubiono sdw sekitar jam 7 pagi

Mahmudi Ibnu Khotib Bupati LIRA Bangkalan yang mendapat informasi tersebut langsung menindaklanjuti dengan menanyakan langsung kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangkalan dan ia juga mengadukan hal tersebut kepada Komisi D DPRD Kabupaten Bangkalan Selaku mitra dibidang terkait.

“Kami langsung tidak lanjuti ke Dinas terkait dan langsung mengadu ke Dewan,” singkat Mahmudi.

Mendengar hal tersebut, Sudiyo selaku kepala dinas kesehatan (Kadinkes) kabupaten Bangkalan menjelaskan bahwa pihaknya baru mengetahui ada pembuangan limbah medis di Bangkalan,

Mendengar kabar itu, “saya langsung mengirimkan tim untuk melakukan investigasi,” ujarnya.

Lanjut Sudiyo, meyakini temuan limbah medis tersebut bukan milik Puskesmas, karena menurut dia puskesmas tidak menyediakan obat-obatan atau jarum suntik seperti yang ada di postingan Facebook tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkuhan Hidup (Kadis DLH) Bangkalan, Hadari juga menuturkan bahwa pihaknya baru saja mengetahui tentang masalah pembuangan limbah medis ini.

Tak jauh berbeda dengan penyampaian Kadinkes, Hadari sampaikan bahwa limbah medis yang kini viral di Medsos tersebut pastikan bukan bersumber dari Rumah sakit atau Puskesmas yang ada di Bangkalan

“rumah sakit dan puskesmas sudah kontrak dengan pihak ketiga, jadi mengenai siapa yang membuang saya kira ini milik individu atau bidan/perawat yang buka praktek sendiri” ujarnya.

Karena pihaknya baru saja mengetahui, jadi masih akan mengidentifikasi limbah medis tersebut benar adanya dan sumbernya dari mana,
“saya masih akan mengidentifikasi dan turun kelapangan karena mencari pemilik limbah ini seperti mencuri kucing dalam karung jadi tidak gampang” menutupnya

Sementara, Nur Hasan selaku Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bangkalan bersama Dinas terkait dan LSM LIRA Bangkalan sempat melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak), namun sayang saat sidak dilakukan, limbah medis tersebut sudah tidak ada seperti yang ramai di medsos

Hasan, sapaan akrab komisi D DPRD Bangkalan, mengungkapkan bahwa Sidak ini dilakukan sebagai bentuk Responship kami terhadap setiap aduan, meskipun setelah sampai pada lokasi tidak ditemukan limbah medis.

“Semoga hal-hal serupa tidak terulang karena limbah medis atau B3 itu berbahaya bagi kesehatan masyarakat,” paparnya.

Sedangkan, Farhat Suryaningrat, sebagai ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bangkalan jelaskan bahwa ada berbabagai macam limbah namun yg sering menjadi perhatian adalah limbah B3, karena dapat merusak atau mencemarkan lingkungan hidup atau membahayakan kesehatan manusia, serta mengancam kelangsungan hidup manusia hingga organisme lainnya.

Lanjut Farhat sapaan akrab Ketua IDI Bangkalan, Menanggapi adanya temuan limbah medis yang saat ini menjadi perbincangan. Untuk harus menilai dulu dari mana kemungkinan limbah berasal.

” Limbah medis bisa saja berasal dari rumah sakit, puskesmas, klinik, dan tempat-tempat pelayanan medik lainnya, namun kalau rumah sakit dan puskesmas. Sebagai syarat mutlak dari akreditasi adalah pengolahan limbah terutama limbah B3,” jelasnya.

Dokter muda tersebut meminta agar semua pihak untuk menguji dan mengkaji lebih dulu dari mana limbah itu berasal demi kebaikan bersama.

Reporter ; Amir Mahrus

banner 300x250

Related posts

banner 468x60