Terlibat Investasi Bodong, Kombat Desak Direksi Btn Dicopot

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:

LiraNews.Com

Bagikan:

Jakarta, LiraNews.com – Koalisi Masyarakat Bersih Anti Bankir Korupsi (Kombat) menuding sejumlah pejabat Bank BTN terlibat dalam investasi bodong Koperasi Pandawa. Mereka melakukan transaksi rumah secara fiktif di Bank BTN, lalu hasilnya digunakan untuk investasi di Koperasi Pandawa.

“Beberapa kepala cabang BTN di wilayah Jabodetabek diduga telibat dalam investasi bodong dan membodohi nasabahnya,” ujar Koordinator Kombat, Harry Subeno.

Dalam salah satu tuntutannya Kombat meminta agar pemerintah dalam hal ini Kementerian BUMN dan OJK memerintahkan Direksi Bank BTN mengganti dana nasabah yang dibobol pegawainya serta mengembalikan kerugian negara akibat transaksi KPR fiktif.

“Pejabat-pejabat Bank BTN dengan pengaruh jabatannya melakukan mobilisasi karyawan maupun nasabah agar mau berinvestasi di Koperasi Pandawa,” kata Harry.

Akibat praktek ini, lanjutnya, Bank BTN dirugikan karena terjadi perpindahan dana pihak ketiga yang seharusnya ditempatkan dalam produk pihak ketiga Bank BTN seperti deposito, tabungan berpindah ke produk investasi bodong milik Koperasi Pandawa.

Guna melaporkan Pejabat Bank BTN, Massa KOMBAT juga melakukan Aksi Damai ke Kantor Otoritas Jasa Keuangan dan Kantor Kementerian BUMN.

Sementara itu, Ketua Serikat Pekerja Bank BTN, Satya Wijayantara mengatakan, akan mendukung siapapun yang menjadi direksi baru Bank BTN.

“Sepanjang membawa perbaikan terhadap perusahaan, siapapun nantinya yang diangkat menjadi direksi baru Bank BTN kami dukung,” katanya. LN-JMP

Bagikan:
Komentari Melalui Facebook
Sat Mar 18 , 2017
LiraNews.Com