Terlibat Komplotan Curanmor, Rossi Diamankan Petugas

  • Whatsapp
banner 468x60

Surabaya, LiraNews – Komplotan pencurian belasan kendaraan bermotor digulung Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya. Salah satu pelakunya sesuai identitasnya masih dibawah umur.

Komplotan tersebut diantaranya M. Yasir (25) warga Jalan Bulak Banteng Baru Kenanga 2, Surabaya, Heri Wahyudi (19) warga Jalan Tambakasri Gg. Dahlia Surabaya,MRA (16) asal Jalan Tambak Mayor Surabaya, Fathur Rossi (22) warga Jalan Bulak Banteng Gg. Anggrek Surabaya, M. Ghofi (22) asal Jalan Bulak Jaya 8 Surabaya dan Ahmad Fuad (27) asal Jalan Bulak Banteng 8 Surabaya.

Kanit Resmob Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizky, mengatakan dalam setiap aksinya, para pelaku ini mencari sasaran secara acak. Mereka juga sambil membawa alat yang telah di sediakan untuk beraksi.

Setelah ada sasaran, salah satu pelaku merusak kunci kontak dan kunci setir sepeda motor milik para korban, kemudian dibawa ketempat kost pelaku terlebih dahulu sebelum dijual ke wilayah Madura.

“Para pelaku ini tertangkap pada, Jumat 14 Februari 2020 jam 07.00 WIB, di Jalan Bulak Banteng Surabaya,” kata Kanit Resmob Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizky, Kamis (12/3/2020).

Setelah diamankan kemudian diintrograsi, pelaku mengaku telah melakukan pencurian sepeda motor di beberapa tempat diwilayah Surabaya.

Tempat yang pernah mereka satroni adalah, di Jalan Keputih Surabaya hasil Honda Supra 125, di Jalan Tambak Asri Surabaya hasil Honda Supra 125, Jalan Sememi Surabaya hasil Honda Beat putih, Jalan Rangkah Surabaya hasil Honda Beat.

Kemudian di Jalan Bulak Banteng Surabaya hasil Honda Beat, Jalan Sememi Surabaya hasil Jupiter MX dan di Jalan Tegalsari Surabaya hasil Honda Beat.

Pelaku Rossi sendiri mengaku jika kelompoknya memilih calon korbannya secara acak. Begitu ada kesempatan, sepeda motor yang terparkir tanpa ada pengawasan khusus mereka baru beraksi.

“Kita Jalan -jalan dulu untuk mencari korban secara acak, dan yang bagian jual adalah Yasir, biasanya dijual Rp. 2 juta ke Madura,” aku pelaku Rossi.

Barang bukti yang disita betupa, 1 unit Honda Vario hitam nopol L-5238-TL (hasil), 1 (satu) unit Honda Vario merah hitam nopol L-5707-DJ (sarana), 1 unit motor Honda Scopy merah nopol L-3227-IQ (sarana), 1 mata kunci T, kunci L dan tiga anak kunci.

Kini, enam pelaku yang salah satunya anak-anak itu audah dijebloskan kedalam penjara di Polrestabes Surabaya dan akan dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 Tahun. LN-Alamuddin

banner 300x250

Related posts

banner 468x60