The Window Of Indonesia, Melihat Indonesia Di Sarinah

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:

LiraNews.Com

Bagikan:

LiraNews, Jakarta – Perkembangan teknologi sekarang telah menggerus bisnis ritel seperti departement store. Perubahan lifestyle dari customer menjadi tantangan tersendiri bagi PT Sarinah (Persero) yang hadir sejak 1962.

Presiden Direktur Sarinah Gusti Ngurah Putu Sugiarta Yasa mengatakan, bahwa Sarinah harus melakukan reborn untuk melahirkan kembali kejayaannya. Mencoba me-rejuvenasi, meremajakan kembali Sarinah ini, dengan mengedepankan tagline “The Window of Indonesia”

Makna The Window of Indonesia adalah kalau ingin melihat Indonesia lihatlah Sarinah, datanglah ke Sarinah. Artinya, Sarinah menjadi media, tempat men-display, memasarkan, menjual produk-produk unggulan Indonesia. Produk-produk yang kita pasarkan ini dihasilkan oleh UKM-UKM kita dari Sabang sampai Merauke

“Itu tugas utama Sarinah dengan mencoba membuat uniqueness di recognize, Sehingga masyarakat bisa mengapresiasi, baik dalam maupun luar negeri,” ujar Pak Ngurah sapaan akrabnya kepada LiraNews di kantornya, belum lama ini.

Untuk itu, lanjutnya, pihaknya sejak 2017 melakukan rejuvenasi dalam meremajakan Sarinah melalui event-event hampir setiap minggu di halaman Sarinah. Momen car free day digunakan untuk meremind masyarakat Indonesia. “Sarinah itu kebanggaan kita. Sarinanh dibangun Bung Karno untuk tempat display produk-produk Indonesia,” terangnya.

Selain itu, Sugiarta menambahkan, di tiap level lantai toko men display produk-produk dengan cara combine pengaturannya, lebih longgar dan tidak sesak. Tujuannya agar tidak membuat pengunjung jenuh, monoton.

Pihaknya juga mulai mencoba melakukan aktivitas online dengan meluncurkan sarinahonline.co.id pada semester I/2018. Tentunya target yang diinginkan adalah Sarinah ada di genggaman customer untuk melakukan order.

“Sekarang baru di webstore. Nanti bergerak ke apps agar Sarinah betul-betul bisa mendekatkan diri dengan pelanggan. Selain itu, kami juga menggunakan medsos untuk mengajak generasi muda di Sarinah Indonesia untuk Instagram dan Facebook, di Twitter @sarinahpersero, ” jelasnya.

Ia berharap nantinya online system yang dikembangkan bisa mendorong revenue dari ritel. Pertama, kemudahan akses oleh pelanggan menjadi salah satu strategi yang harus dibentuk. Kedua, dengan membangun experience, melibatkan pelanggan dalam satu proses pelayanan melalui event. Ketiga, dengan melakukan perubahan lifestyle.

“Nanti, look dan feel toko Sarinah diubah, tidak hanya jualan tapi juga ada tempat kuliner agar orang bisa coworking space. Insya Allah ritel kami bisa memberikan hasil yang lebih positif,” pungkasnya. LN-MHS

Bagikan:
Komentari Melalui Facebook
Wed Jul 3 , 2019
LiraNews.Com