Tiap Hari 100-150 Pelanggar ETLE Di Surabaya

  • Whatsapp
banner 468x60

Surabaya, LiraNews – Satlantas Polrestabes Surabaya tiap hari mengirimkan 100 sampai 150 surat ETLE ke pelanggar. Hal itu diungkapkan oleh Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Teddy dalam rilisnya.

Dari data yang ada, pelanggaran banyak dilakukan oleh pengemudi tingkat mobil pribadi lalu berikutnya motor dan kemudian angkutan umum manusia dan barang.

Bentuk pelanggaran yang sering dilakukan pengendara yakni menerobos lampu merah, disusul berhenti melebih garis marka jalan, kemudian sabuk pengaman.

Bila tidak ingin kena ETLE, saat lampu kuning menyala, pengendara harus mengurangi kecepatan. Jangan malah menabahkan kecepatan. Secara otomatis kamera cctv langsung memotret dan memvideonya.

Kasatlantas AKBP Teddy

“Karena sepersekian detik akan terekam pelanggarannya. Karena perubahan lampu kuning ke merah hanya hitungan detik,” kata Teddy, Sabtu (10/4/2021).

Tapi tidak semua, masih kata mantan Kasat Resmob Polda Papua ini, yang terekam cctv ETLE, melakukan pelanggaran. Untuk menentukan adanya pelanggran, Tim dari satlantas Polrestabes Surabaya akan melakukan analisa dan evaluasi.

“Dari tim tersebut melakukan kajian dari berbagai aspek dan sisi. Dari situ putusan akan muncul melanggar atau tidak,” ucapnya.

Sementara itu Susan salah satu pelanggar saat ditemui di ruang kendali ETLE, mengatakan dirinya tertangkap kamera cctv saat melewati lampu merah didaerah tugu pahlawan. Waktu dia melihat lampu sudah kuning, tapi karena keburuburu dia nekat nerobos.

“Saya pikir waktu itu masih kuning bisa saya terabas, eh, tidak tahunya pas mobilnya berada ditengah jalan perempatan sudah ganti merah,” paparnya. LN-SAN

banner 300x250

Related posts

banner 468x60