TIDAK MUNDUR, EKS KOMISIONER KPK BIBIT SAMAD RIANTO TETAP PIMPIN GMPK!

Gravatar Image
  • Whatsapp
Ketua Umum DPP Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK), Irjen Pol (Purn) Dr. Bibit Samad Rianto, M.M

Jakarta, LiraNews – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) menegaskan bahwa Irjen Pol (Purn) Dr. Bibit Samad Rianto, M.M masih sebagai Ketua Umum DPP GMPK yang sah dan ABD. AZIZ, S.H., S.Pd.I., M.Pd. sebagai Sekretaris Jenderal.

Penegasan ini sekaligus membantah pemberitaan media online pada 30 September dan 01 Oktober 2021, yang menyebutkan bahwa Bibit Samad Rianto, tak lagi menjabat Ketum GMPK karena sudah mundur dari jabatan tersebut.

Read More
banner 300250

Dalam keterangan tertulis yang diterbitkan DPP GMPK, dikatakan bahwa Irjen Pol (Purn) Dr. Bibit Samad Rianto, M.M memang sempat nyatakan mundur dari jabatan ketua umum lantaran pengurus DPP dan DPD GMPK tidak aktif dalam melakukan koordinasi, supervisi, dan implementasi program yang digelar DPP. Padahal Bibit Samad Rianto sudah melakukan berbagai upaya agar organisasi bergerak aktif.

Pernyataan mengundurkan diri Bibit Samad Rianto itu tidak lain adalah bentuk radikal kritis, dan wacana (discourse) organisasi atas ketidakaktifan sebagian besar Pengurus Pusat dan Daerah, sehingga diharapkan timbul kesadaran dan evaluasi menyeluruh di mana tujuan akhirnya semata menumbuhkan dan membangun rasa memiliki (sense of belonging) pada organisasi.

“Cara seperti ini sah-sah saja diambil oleh seorang pemimpin dalam situasi dan kondisi tertentu,” demikian dipaparkan dalam keterangan resmi DPP GMPI.

Terlebih pernyataan mundur mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tercatat dalam histori Cicak versus Buaya (Juli, 2009) itu tidak pernah diikuti dengan terbitnya Keputusan Penetapan Pelaksana Tugas (Plt) dan/atau Pejabat Sementara (Pjs) Ketua Umum guna bertindak sebagai Ketua Umum DPP GMPK.

Terbukti, setelah adanya langkah radikal kritis dan wacana (discourse) organisasi dari Bibit Samad Rianto itu, muncul semangat Pengurus GMPK yang luar biasa bahkan banyak permohonan dari para pengurus dan anggota GMPK yang bersepakat, meminta, dan menyatakan komitmen berorganisasi.

Mereka pun meyakinkan dan meminta agar Ketua Satgas Dana Desa (2017-2019) itu tetap memimpin GMPK dan melanjutkan kegiatan organisasi.

Kemudian dalam waktu yang singkat, kurang dari 7×24 jam, pada tanggal 26 Agustus 2021, Bibit Samad Rianto, mencabut surat pernyataan pengunduran dirinya dan menyatakan bersedia untuk tetap memimpin GMPK, menyelamatkan organisasi dari pihak-pihak yang memiliki tujuan selain dari Visi GMPK, mengadakan rapat-rapat, dan melakukan regenerasi kepengurusan. 

Dengan dasar itu, secara organisasi dan hukum, substansi frasa yang memberikan kesempatan kepada Wakil Ketua Umum dan Sekretaris Umum untuk mengambil langkah-langkah organisasi batal demi hukum!

“Dengan demikian, Bapak Irjen Pol (Purn) Dr. Bibit Samad Rianto, M.M. tetap sah sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (DPP GMPK), yang berkantor di Wisma DNR, Jalan Budi Raya No 9B, Kemanggisan, Jakarta Barat.”

Melalui keterangan tertulis kepada media ini, GMPK yang berdiri dengan Badan Hukum: Nomor AHU-265. AH.01.07.Tahun 2013 ini menyampaikan kepada Kementerian Hukum dan HAM, seluruh lembaga Negara, instansi Pemerintah Pusat dan Daerah se-Indonesia bahwa DPP GMPK tidak bertanggungjawab jika ada pihak-pihak tertentu yang mengaku sebagai Dewan Pengurus Pusat GMPK dan/atau Dewan Pengurus Daerah (DPD) selain yang dipimpin oleh Bapak Irjen Pol (Purn) Dr. Bibit Samad Rianto, M.M. sebagai Ketua Umum.

“Menghimbau kepada pihak-pihak terkait untuk tidak merepon atau melayani dalam bentuk apapun, dan kepada segenap Dewan Pengurus Daerah (DPD) Provinsi dan Kabupaten/Kota/Gabungan Kabupaten dan Kota se-Indonesia untuk tetap tenang, tidak mudah terpengaruh dengan informasi yang sulit dipertanggungjawabkan, cepat memverifikasi setiap informasi yang diterima, dan menjalankan roda organisasi seperti biasa,” demikian dijelaskan dalam keterangan resmi DPP GMPK tersebut.

Terakhir, DPP GMPK menegaskan bahwa saat ini GMPK fokus bergerak maju dengan menggandeng dua eks Komisioner KPK Mohammad Jasin (Wakil Ketua Umum) dan Haryono Umar (Dewan Pengawas). Kemudian ada Ketua Dewan Etik MK Achmad Sodiki (Dewan Pengawas), Guru Besar Bidang Tenologi Informasi, Marsudi Wahyu Kisworo (Ketua Dewan Pengawas), Guru Besar UIN Jakarta Achmad Mubarok (Dewan Pengawas), aktivis perempuan, peneliti, konselor, dan penulis Musdah Mulia (Dewan Pengawas), serta beberapa advokat senior, dan aktivis anti korupsi yang tak diragukan integritas, kapasitas, dan kredibilitasnya.

“Selanjutnya, GMPK konsentrasi pada terwujudnya visi Indonesia Tanpa Korupsi sehingga menjadi organisasi yang berwibawa, progresif, dan kontributif pada bangsa dan Negara melalui pencegahan dan pemberantasan korupsi,” demikian keterangan resmi DPP GMPK yang diteken oleh DR. BIBIT SAMAD RIANTO, M.M. selaku Ketua Umum dan ABD. AZIZ, S.H., S.Pd.I., M.Pd. sebagai Sekretaris Jenderal.

Related posts