Tidak Terima Video Pornonya Diedarkan, Kades Balitata Laporkan Warganya ke Polsek Saketa

  • Whatsapp
banner 468x60

Halsel, Liranews– Kepala Desa Balitata Kecamatan Gane Barat Kabupaten Halsel inisial ” HS ” melaporkan sejumlah warganya di Polsek Saketa, Terkait video pornonya diedarkan dan dipertontonkan di publik tidak terima nama baiknya dicemarkan kades langsung menyambangi Polsek Gane Barat di desa Saketa untuk membuat Laporan Polisi (LP).

Kepala Desa Balitata “HS” ketika di konfirmasi media ini menyampaikan bahwa benar ada buat laporan Polisi terkait mempertontonkan vidio ke orang lain, ditanyakan soal video yang beredar tersebut dirinya “HS” dengan tegas menyampaikan, “Benar itu saya tapi, saya sengaja di jebak.

Read More

banner 300250

Sementara Kapolsek Gane Barat, Ipda Mardan Abdurahman SH saat dikonfirmasi lewat pesan Whatsapp terkait Laporan tersebut dengan singkat membenarkan.

“Kasus tersebut sudah dalam tahap sidik,” katanya singkat kepada Media Liranews, Kamis (29/10/2020).

Terkait konten pornografi dalam ketentuan hukum di Indonesia diatur dalam tiga ketentuan yang tertera dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP); Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi (UU Pornografi); dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang telah diubah menjadi Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU ITE

Sebab, sebagaimana tercantum dalam pasal 1 butir satu UU Pornografi terkait definisi pornografi, suatu konten dalam bentuk apapun bisa dianggap pornografi dan dapat ditindak pidana bila berisi pesan yang melanggar norma kesusilaan dalam masyarakat.

Dari ketentuan di atas jelas bahwa sebenarnya sudah ada ketentuan hukum dan sanksi pidana bagi setiap orang yang sengaja Membuat, mengoleksi, menyimpan, dan menyebarluaskan video asusila di perangkat apapun. LN-NK

banner 300x250

Related posts

banner 468x60