Tiga Siswi MIN Buol Raih Prestasi di Ajang Ki Hajar STEM 2021

Gravatar Image
  • Whatsapp

Buol LiraNews – Tiga Siswi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Kabupaten Buol menunjukkan semangat belajar dan berinovasi saat tampil dalam kompetisi Ki Hajar STEM 2021 yang digelar di masa Pandemi COVID-19.

Tiga Siswi MIN Buol yang mengikuti kegiatan ini adalah Ananda Almirah Nur Azizah, Intan Salsabila, dan Raisah Aqilah. Ketiganya tergabung dalam satu tim.

Read More
banner 300250

Ki Hajar STEM merupakan wadah eksplorasi untuk peserta didik di satuan pendidikan SD, SMP, SMA, dan SMK/sederajat dan SILN, agar dapat memiliki keterampilan berfikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan mampu berkomunikasi dalam menyelesaikan masalah atau project berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, Math) melalui pendayagunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Pelaksanaan Kihajar STEM dimulai pada Mei 2021 dan akan berakhir November 2021. Kompetisi ini dilaksanakan secara daring, baik untuk peserta di tanah air maupun di luar negeri (Sekolah Indonesia Luar Negeri).

Tujuan kegiatan ini adalah untuk memotivasi penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk pembelajaran (khususnya layanan Pusdatin), meningkatkan literasi dan numerik, menumbuhkan karakter disiplin, mandiri dan jujur serta meningkatkan keterampilan 4C sebagai pembelajaran abad 21.

“Keterampilan-keterampilan tersebut terdiri dari kemampuan berpikir kritis, kreatif, berkolaborasi dan berkomunikasi ini akan dipraktikan oleh siswa dengan menyelesaikan proyek-proyek secara tim dari level basic hingga final,” kata Firdaus Gafar melaporkan berdasarkan rilis panitia.

“Alhamdulillah pada babak basic, para siswi ini meraih peringkat kelima dari total 48 siswa (16 Tim) dan di babak intermediate, meraih juara satu tingkat provinsi berdasarkan Keputusan Kepala Pusat Data Dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, NOMOR: 3482/J1/TI.02.00/2021.”

Berdasarkan hal tersebut, tim dari MIN Buol berhak untuk masuk babak final. Saat ini ketiga siswi MIN Buol sedang mempersiapkan video problem solving (15-29 Agustus) yang akan dipresentasikan pada tanggal 13-17 September 2021.

Pada projek video ini, para peserta diberikan permasalahan tentang tidak adanya listrik di suatu desa dengan kondisi dan hambatan tertentu. Mereka diminta untuk memberikan solusi dari permasalahan tersebut. Maka dibuatlah pembangkit listrik tenaga air sederhana.

Ibu Daiyatushalihah yang merupakan salah satu wali murid dari peserta Tim MIN Buol sekaligus yang menginisiasi keikutsertaan ananda pada event ini. Mengatakan:

“Buat kami sebagai orang tua harapannya bisa memperkaya pengalaman anak-anak diberbagai hal yang mereka minati. Kegiatan apapun yang penting mereka suka, minat dan positif Insyaa Allah kami akan selalu memberikan dukungan penuh,” ujarnya.

“Saya selalu mengingatkan ke anak-anak, bahwa Allah yang Maha Baik sudah memberikan mereka otak dan pikiran sebagai manusia lebih dari makhluk Allah yang lain. Untuk mensyukurinya, mereka harus gunakan dan asah kemampuan yang dimiliki,” lanjut ibu Daiyatushalihah.

Akhirnya, seluruh warga Buol tentu berharap, Semoga Tim dari MIN Buol bisa mendapat hasil terbaik pada babak final, dan berharap pencapaian dari tiga siswi ini dapat menginspirasi teman-teman lainnya untuk senantiasa berinovasi dan berprestasi kapan pun dan di mana saja. Membuat ide kreatif, serta tidak takut mencoba suatu hal baru agar dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.(firdaus gafar-LN)

Related posts