Tinggal Dalam Gubuk Tak Layak Huni, Sapliyeh Tak Pernah Diperhatikan Pemkab Sampang

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:

LiraNews.Com

Bagikan:

LiraNews, Sampang — Berawal dari laporan salah satu masyarakat setempat, Bupati Lira Sampang Sudar, S.E sambangi nenek tua yang hidup sebatangkara, dengan keadaan ekonomi sangat miskin, Rabu (26/06/2019).

Ibu Sapliyeh (Nenek 87), hidup sebatangkara dan tinggal dalam Gubuk riyot yang tak layak huni di Dusun Gedding Laok, Desa Bluuran, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, tanpa pernah merasakan perhatian dari pemerintah.

Sudar menceritakan kondisi nenek tua yang hidup sendirian dalam Gubuk riyot, hidupnya masuk dalam kategori sangat miskin. Sayangnya, miskipun ia masuk dalam kategori ekonomi sangat miskin dan layak mendapat bantuan pemerintah, nenek tua tersebut tidak pernah mendapatkannya.

“Saya sempat tercengang dengan curhatan Ibu Sapliyeh saat itu, nenek itu hidup bermudal tawakal. artinya, tampa aluran tangan dari tetangga terdekat Ia tidak makan, sedangkan untuk bekerja Ia sudah tidak sehat,” tuturnya

Dengan begitu, Sudar berharap berita ini dibaca oleh Pihak Pemerintah Kabupaten Sampang, guna bisa menekan dan meminimalisir angka kemiskinan di Kabupaten Sampang yang saat ini masih terbilang tinggi.

Tak hanya itu, Sudar merasa prihatin, juga kecewa terhadap Pemerintahan Kabupaten Sampang yang masih memiliki nilai tinggi soal angka kemiskinan, padahal bantuan untuk fakir miskin sangat besar di Sampang.

“Saya rasa, kenapa ngka nilai kemiskinan masih menjulang di Samapang.? selain karna banyak tidak tepat sasaran, juga banyak oknom bekerja hanya menguntungkan diri sendiri,” pungkasnya. LN-GUS

Bagikan:
Komentari Melalui Facebook
Wed Jun 26 , 2019
LiraNews.Com