Tokoh Muhammadiyah Lihat Masjid Raya, Diusir Perempuan China

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:

LiraNews.Com

Bagikan:

Jakarta, LiraNews.com – Pengurus Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah, Mustofa Nahrawardaya diperlakukan tidak menyenangkan saat melihat-lihat Masjid Raya, yang akan diresmikan pada tanggal 16 April 2017 mendatang.

Melalui akun Twitter pribadinya @NetizenTofa, Mustofa menyampaikan keluhannya terkait masalah yang dialami kepada Presiden Jokowi.

“Saya baru dibuat kaget ketika dari sebuah ruangan, ada bbrp mbak2 Tionghoa/Chinese tiba2 terlihat waspada, memelototi sy. #MasjidRaya,” ujar Mustofa dalam twitnya.

Dia menuturkan, salah satunya mbak2 Tionghoa/Chinese berkacamata tiba2 mengejarnya dan menginterogasi. Nanya latar belakang, asalnya dll. Mbak2 Tionghoa/Chinese yang mengaku bernama Vivi ini kemudian meminta Mustofa menjelaskan asal usul kok bisa masuk mesjid.

“Lalu saya jelaskan bahwa kami dari Muhammadiyah dapat undangan hadir ke Masjid itu pada Ahad (16/4). Skrg mampir lihat2. #MasjidRaya,” tulisanya lagi.

Berikut isi Twit Mustofa Nahrawardaya ditujukan kepada Jokowi dengan judul “Bisakah Bapak Adil Sekali ini saja? :

01. Yth Pak @jokowi. Mohon maaf sy akan sampaikan bbrp Tweet khusus u/ Bapak dgn judul “Bisakah Bapak Adil sekali ini saja?” #MasjidRaya

02. Pak @jokowi, mungkin Bpk tak  bakal sempat baca tweet sy ini, apalagi membalas. Kecil kemungkinan. Karena sy bukan siapa2. #MasjidRaya

03. Tapi Pak @jokowi, saya terpaksa sampaikan saja. Karena ini terkait dengan pendirian Masjid, sebuah Bangunan ‘Rumah Allah’. #MasjidRaya

04. Pak @jokowi, sy kemarin ke #MasjidRaya di Daan Mogot. Awalnya diterima dgn baik2, tapi kok tiba2 suasana jadi tegang ya. Ada apa?

05. Di awal kunjungan saya ke #MasjidRaya Itu, tidak ada interogasi macam2 dari para pengaman proyek. Disuruh masuk saja. Alhamdulillah.

06. Apalagi sy dah mengenalkan diri sbg Pengurus di  Muhammadiyah. Satpam tampak welcome banget. Saya kira dia Muslim. #MasjidRaya

07. Bbrp orang berseragam PNS tampak ramah menyalami saya. Menunjukkan bbrp bagian masjid. Begitulah suasana di Rumah Allah. #MasjidRaya

08. Dari halaman Masjid s.d lantai satu, jelas terlihat puluhan orang masih nambal sana sini. Kesibukan luarbiasa. Rumah Allah. #MasjidRaya

09. Dari lantai satu, terlihat penyelesaian bangunan dan taman yg dikebut di luar Masjid. Kali yg dikeruk, aspal ditambal, dll #MasjidRaya

10. Bergulung2 karpet tampak di halaman depan. Sementara di dalam, juga belum selesai finishing. Keren kalo dah selesai. #MasjidRaya

11. Dari lantai satu, juga bisa melihat bangunan semacam basement yg
juga belum selesai di sisi kiri bawah. Masih banyak PR. #MasjidRaya

12. Saya baru dibuat kaget ketika dari sebuah ruangan, ada bbrp mbak2 Tionghoa/Chinese tiba2 terlihat waspada, memelototi sy. #MasjidRaya

13. Salahsatu mbak2 Tionghoa/Chinese berkacamata tiba2 mengejar saya dan menginterogasi. Nanya latar belakang, asalnya dll. #MasjidRaya

14. Mbak2 Tionghoa/Chinese yg mengaku bernama Vivi ini kemudian
meminta saya menjelaskan asal usul kok bisa masuk mesjid. #MasjidRaya

15. Lalu saya jelaskan bahwa kami dari Muhammadiyah dapat undangan hadir ke Masjid itu pada Ahad (16/4).Skrg mampir lihat2. #MasjidRaya

16. Yang bikin kaget, Mbak2 Tionghoa/Chinese ini bertanya pada saya:
“Apaan itu Muhammadiyah?” Hehe mendengar ini, sy eneg. #MasjidRaya

17. Yg bikin lebih mules lagi pernyataan Vivi berikutnya:
“Asal bapak tahu ya. Bapak harus dapat Ijin dari Pemprov,” #MasjidRaya. LN-AZA

Bagikan:
Komentari Melalui Facebook
Sat Apr 15 , 2017
LiraNews.Com