Ulama Pesantren Madura Minta Pulau Madura Segera LOCKDOWN

  • Whatsapp
banner 468x60

Madura, LiraNews – Para ulama se Pulau Madura yang tergabung dalam Badan Silaturrahmi Ulama Pesantren Madira (BASSRA) mengekuarkan rekomendasi agar Pulau Madura di-lockdown untuk menghindari penularan wabah virus Corona atau Pandemi Covid-19.

Surat rekomendasi itu ditandatangani oleh Koordinator Pusat (Korpus) BASSRA, KH Moh. Rofii Baidlawi dan Sekjen BASSRA KH M Nuruddin A Rahman SH dan ditujukan kepada Bupati dan Forkopimda se-Madura.

Read More

banner 300250

“Rekomendasi untuk lockdown pulau madura berpedoman pada kaidah ushul fiqh bahwa: Menolak Mafsadah (Kerusakan) Lebih Didahulukan daripada Mengambil Keuntungan,” ujar KH Moh. Rofii Baidlawi dan KH M Nuruddin A Rahman SH dalam surat seruan menghadapi COVID-19 yang dikeluarkan akhir Maret 2020.

Para ulama melalui BASSRA pun mengharap kepada bupati dan forkopimda agar mempertimbangkan untuk segera melakukan lockdown pulau madura.

Lockdown tersebut, lanjut KH Moh. Rofii Baidlawi, dilakukan dengan menghentikan akses masuk ke Pulau Madura, baik dari jembatan Suramadu, Pelabuhan Kamal, maupun akses-akse lain yang ada. Tentunya dengan sedikit pengecualian bagi pihak atau yang punya kepentingan mendesak.

“Lockdown ini perlu dilakukan untuk mengurangi risiko penularan Covid-19 yang sangat cepat dan massif,” jelas KH Moh. Rofii Baidlawi dalam surat tersebut

banner 300x250

Related posts

banner 468x60