Umat Islam Dikriminalisasi, Presidium Alumni Aksi 212 Akan Jihad Konstitusi

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:

LiraNews.Com

Bagikan:

Jakarta, LiraNews.com – Presidium Alumni Aksi 212 mengeluarkan pernyataan dan sikap terkait kriminalisasi yang terjadi pada umat islam. Pernyataan sikap ini dilakukan di Mesjid Baiturrahman Manggarai, Jakarta Selatan, Kamis (25/05/2017).

Jika himbauan dan permintaan yang sangat mewakili perasaan ummat tersebut tidak diindahkan pemerintahan sekarang, maka presidium alumni 212 akan menempuh jalur-jalur konstitusional bukan hanya di dalam negeri tapi juga luar negeri.

“Kami Presidium Alumni 212 akan melakukan perlawanan Hukum dan Jihad konstitusional melalui saluran KOMNAS HAM dengan membentuk TIM INVESTIGASI & TGPF (Tim Gabungan Pencari Fakta) untuk mengusut tuntas segala pelanggaran HAM yang dilakukan Rezim Penguasa saat ini kepada para Ulama, Aktivis-aktivitis Pro Keadilan dan Ormas Islam dan jalur-jalur Konstitusional lainnya yang ada di dalam negeri dan di dunia International,” demikian keterangan tertulis dari Presidium Alumni 212.

Selain itu juga akan menggalang kekuatan ummat dengan melakukan PETISI DUKUNGAN kepada KOMNAS HAM dan melakukan ISTIGHOSAH, ZIKIR dan DOA di seluruh pelosok Indonesia agar Allah menurunkan pertolongan-Nya untuk menyelamatkan negeri ini dari Kezaliman-kezaliman Rezim Penguasa saat ini. Dua tindakan di atas tidak lepas dari Ramadhan adalah bulan jihad dan bulan pengabulan doa.

Berikut Pernyataan Sikap Presidium Alumni 212 :
Bismillahirahmaanirrahim
Dlm menyambut bulan suci Ramadhan
Kami Presidium Alumni 212 dgn ini menyatakan Sikap sbb

Demi Menjaga kesucian & menghormati bln suci Ramadhan serta utk menghindari segala macam kegaduhan seharusnya tdk terjadi sehingga dpt mengganggu kekhusyu’an dlm beribadah di bulan suci Ramadhan ini, Maka Kami Menghimbau & meminta kpd Bpk Presiden Jokowi, Menkopulhukam, Kapolri, Kapolda Metro Jaya dan seluruh jajaran aparat dibawahnya.

1. Menghentikan segala bentuk kezaliman2 dlm bentuk kriminalisasi, fitnah, tuduhan makar, Pelanggaran Ham & diskriminasi hukum yang sampai saat ini masih terus terjadi kpd para Ulama, Ustad, Aktivis2 Pro Keadilan, para Mahasiswa & juga Ormas Islam (HTI & Yayasan Keadilan).

2. Membebaskan Ustad Alkhoththoth dkk dr tuduhan makar serta mengeluarkan mereka dr penjara agar mereka dpt bertemu & berkumpul dgn keluarga dlm bulan Ramadhan ini.

3. Memberikan jaminan keamanan bagi Habib Rizieq & keluarga dr segala macam teror, fitnah & kriminalisasi jika kembali pulang ke Indonesia.

4. Mengeluarkan SP3 dr semua tuduhan & sangkaan yang dituduhkan kpd Habib Rizieq, Ustad Bachtiar Nasir, Ustad Munarman & para Aktivis pro keadilan.

5. Mencabut pernyataan pembubaran ormas thd HTI karna pembubaran ormas bukanlah wewenang Presiden.

6.  Membuka kembali rekening bank Yayasan Keadilan yang merupakan dana ummat Islam yg sebelumnya dibekukan sehingga dana tsb dpat digunakan segera utk kepentingan ummat.

7. Meminta kpd Komnas Ham utk memainkan peran mediasinya dlm menjembatani antara pemerintahan dibawah kepemimpinan Pak Jokowi dgn Tokoh2 Ummat & anak2 bangsa khususnya mereka2 yang telah dilanggar HAM nya.

8. Meminta kpd Pak Jokowi dan seluruh struktur aparat dibawahnya utk memperlakukan dgn penghormatan yang sepatutnya kpd ulama2, umat Islam & Aktivis2 Pro Keadilan yang telah banyak berbuat & berjuang utk NKRI yang akhir2 ini sangat dirasa oleh ummat sangat tdk tdk sepatutnya dilakukan oleh Rezim Penguasa saat ini kpd mereka.

Kami Presidium Alumni 212 mewakili perasaan umat Islam sangat berharap kpd Pak Jokowi & seluruh jajaran aparat kekuasaan di bawahnya utk mau memperhatikan segala macam Himbauan & permintaan ini, agar ramadhan kita kali ini dpt kita lalui dgn penuh perdamaian & ketenangan.

Namun Demikian jika himbauan & permintaan yang sangat mewakili perasaan ummat ini tdk diindahkan Oleh Yang Mulia Bpk Jokowi & seluruh jajaran aparat dibawanya.

Maka KAMI PRESIDIUM ALUMNI 212 dgn akan melakukan:

1. Perlawanan Hukum & Jihad konstitusional melalui saluran KOMNAS HAM dgn membentuk TIM INVESTIGASI & TGPF (Tim Gabungan Pencari Fakta) utk mengusut tuntas segala pelanggaran HAM yang dilakukan Rezim Penguasa saat ini kpd para Ulama, Aktivis2 Pro Keadilan & Ormas Islam  & jalur2 Konstitusional lainnya yang ada di dlam negeri & di dunia International (Ramadhan adalah bulan Jihad).

2. Menggalang kekuatan ummat dgn melakukan PETISI DUKUNGAN kpd KOMNAS HAM & melakukan ISTIGHOSAH, ZIKIR & DOA di seluruh pelosok Indonesia agar Allah menurunkan pertolongan-Nya utk menyelamatkan negeri ini dr Kezaliman2 Rezim Penguasa saat ini (Ramadhan adalah bulan pengabulan doa2).

Demikianlah Penyataan Sikap ini kami sampaikan semata2 agar negeri Indonesia ini diselamatkan oleh Allah dr segala macam kekacauan, kerusuhan, kerusakan2 & perpecahan, Aamiin Yaa Rabbal ‘ aalamiin.

Wassalam
Jakarta, Masjid BAITURRAHMAN
Jln Saharjo no 100, Jakarta Selatan

Ustad Ansufri Idrus Sambo
(Ketua Umum Presidium Alumni 212)

Ustad Hasri Harahap
(Sekretaris Jenderal Presidium Alumni 212)

Bagikan:
Komentari Melalui Facebook
Fri May 26 , 2017
LiraNews.Com