Urgens, Percepatan Pemusnahan Barang Bukti Narkoba

Jakarta, LiraNews – Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Daniyanto berharap diterbitkan segera peraturan standar operasional prosedur (SOP) pemusnahan narkoba yang tidak memakan waktu lama.

“Minimal sepekan, paling lama sebulan (narkoba) sudah dimusnahkan,” ujar Brigjen Eko dalam keterangannya kepada media, kemaren.

Dalam peraturan tersebut, lanjutnya, juga harus memuat penanganan pemusnahan narkoba yang ditemukan tidak ada tersangka.  Pasalnya selama ini, tanpa adanya tersangka, pihak Kejaksaan tidak akan mengeluarkan penetapan pemusnahan.

Sebab,menurutnya, jika menunda pemusnahan bisa berbahaya. Disamping itu akan menyebabkan kemungkinan penyusutan bobot maupun potensi lenyap

“Apalagi kalau barang bukti ditempatkan di tempat penyimpanan yang tidak sesuai, temperature tidak diatur akan memuai. Ketika dua atau tiga bulan mau dimusnahkan, ternyata (bobot) berkurang. Siapa bertanggung jawab?” katanya.

Untuk itu, dia akan meminta Kepala BNN untuk mengadakan FGD, rapat dengan Kejagung, Mahkamah Agung dan Polri untuk mengeluarkan fatwa. “Fatwa ini akan menjadi dasar SOP pemusnahan barang bukti narkoba,” ungkapnya. LN-RON