Wabup Bu Min Ajak Belajar Bersyukur

Gravatar Image
  • Whatsapp

Gresik, Liranews – Warga dusun Pacuh desa Pacuh kecamatan Balongpanggang,Kabupaten Gresik menggelar sedekah bumi dan santunan anak Yatim, Selasa Malam (10/5/2022) dimulai pukul 20:00 WIB hingga selesai.

Hal ini dipertegas oleh kepala Desa Pacuh Imron sebagai wujud melestarikan budaya leluhur. “Juga sebagai ungkapan mensyukuri hasil panen melimpah dan semua warga diberikan selamat,” tandasnya,

H. Moch. Syafi’am anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Gresik, dalam sambutannya mengatakan tradisi meleatarikan sedekah Bumi hampir setiap dusun di 25 desa sekecamatan Balongpanggang mengadakan.

Politisi PKB daerah penilihan ( Dapil) Benjeng dan Balongpanggang menjelaskan, Gebyar sedekah bumi ini biasanya di iringi wayang dan juga campur Sari sehingga nuansa tradisi ini tak bisa hilang dimasyarakat.

Anggota komisi III bidang Pembangunan ini, menekankan lahan peruntukan pertanian berkelanjutan (LP2B) terdapat di dua kecamatan! benjeng dan Balongpanggang harus dipertahankan.

Karena dua wilayah tersebut, merupakan wilayah ketahanan pangan di kabupaten Gresik. Yang sering mendapatkan penghargaan

Untuk itu kami di dewan sedang bahas melalui peraturan daerah (Perda ) tentang tata ruang utamanya lahan hijau atau daerah pertanian.

Syafi’am berpesan jangan dipaksakan Benjeng balongpanggang menjadi kawasan lain.

Wakil Bupati Gresik Hj.Aminatun Habibah dalam sambutannya menyampaikan atas nama Wakil Bupati dan pribadi juga keluarga menyampaikan minal aidzin walfaidzin mohon maaf lahir dan batin.

Dalam Dua hari ini, diketahui lagi ramai mengenai wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), jadi Corona beralih ke PMK

“Bukan berarti corona tidak ada, namun patut diwaspadai dengan tetap prokes, demikian halnya wabah PMK pada ternak Sapi, mudah mudahan segera teratasi,” pungkasnya

Sejurus dengan itu Bu Min mengajak belajar bersyukur, sebagaimana dalam alquran Surat Ibrahim ayat 7. yang berbunyi  ” La in syakartum la azidannakum wala in kafartum inna adzabi lasyadid.”

“Ayat ini merupakan salah satu janji Allah SWT kepada seluruh hamba-Nya yang selalu bersyukur,” kata Bu Min.

Lebih lanjut Bu Min mengajak mari kita syukuri harta benda kita, kita harus menafkah yang menjadi kepemilikan kita kepada mereka mengalami kesulitan.

Sambungnya, bahwa orang yamg bertaqwa dan memaafkan orang lain, termasuk kita adalah tergolongan orang orang bertaqwa.

Selain itu, kita harus Mampu menahan amarah terhadap siapapun terlebih pada anak kita.

Dihadapan Jajaran Muspika Balongpanggang, tokoh agama dan warga yang hadir, Bu Min mengucapkan, Sekali lagi mohon maaf kepada masyarakat pacuh, begitu juga jalan jalan belom bisa diperbaiki masih antri.

Diakhir sambutannya Bu Min berharap tradisi seperti ini terus dilestarikan dan pertanian tetap dipertahankan. “Agar kedepan tetap mendapatkan penghargaan oleh pemerintah,” tutupnya LN-Heri

Related posts