Walikota LSM LIRA Sam’an Lubis Sayangkan Parkir Truk Kontainer TPK Belawan Terkesan Amburadul

  • Whatsapp
banner 468x60

Sumut, LiraNews – Walikota LSM LIRA Kota Medan, Drs. Sam’an Lubis amat menyayangkan manajemen Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan belum menyediakan fasilitas parkir yang memadai untuk mobilitas supir truck container. “Hal ini terkesan amburadul. Pemandangan di areal jelang pintu masuk TPK Belawan tampak seperti semrawut,” demikian Sam’an Lubis mengingatkan manajemen Pelindo I Medan agar perhatikan dan segera bereskan permasalahan ini. Ditengarai supir truck container ‘kucing-

kucingan’ dengan team keamanan dalam TPK Belawan.

Disisi lain, Ketum IRSI Ir. H. Arse Pane mengakui sejak penyatuan manajemen BICT dan TPKDB menjadi Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan pada bulan Januari 2020, telah banyak perubahan yang terjadi dilakukan oleh pihak manajemen Pelindo I Medan.

Mulai dari peningkatan pengamanan, ujar Arse lagi, menjadi salah satu contoh perubahan. Seperti penertiban truck parkir dibadan jalan hingga menciptakan kelancaran arus masuk sehingga personil keamanan TPK Belawan sangat ekstra dalam bekerja melebihi dari pengaturan berlalu lintas di jalan raya.

“Perubahan signifikan terjadi karena pimpinan TPK Belawan mendelegasikan kebawah terutama sistem manajemen di bidang Health, Safety, Environment (HSE) untuk menciptakan rasa aman di lingkungan wilayah kerja khususnya pengemudi truck container yang ingin mengambil dan mengantar container ke TPK Belawan,” ujar Asisten Manajer Resiko dan Keamanan (Asmen K3) Rudi Widodo mempertegas pernyataan Ketum IRSI kepada kru Liranews.

Tidak adanya fasilitas sarana dan prasarana yang dibutuhkan bagi para awak supir menjadi kendala sehari-harinya buat kelancaran dalam operasionalnya. Itu mutlak harus dilakukan seperti harapan Walikota LSM LIRA Kota Medan Drs. Sam’an Lubis.

“Kami merasa tidak nyaman atas pelayanan petugas scurity yang selalu menghimbau dan melarang parkir sembarangan dibadan jalan sebelum masuk ke Pelabuhan TPK Belawan,” ujar salah seorang supir yang tidak ingin namanya dipublikasikan.

“Setahu saya di setiap Terminal Pelabuhan Peti Kemas yang ada di Pulau Jawa dan Pulau lainnya, pihak manajemen menyediakan fasilitas sarana dan prasarana, seperti Kantin, MCK serta tempat bagi petugas EMKL untuk mencatat surat jalan buat kami,” lanjutnya.

“Bagaimana para awak supir mau tertib kalau fasilitas tidak ada, terpaksa harus main kucing-kucingan dengan petugas security untuk menghindarinya dan hal ini sebenarnya tidak ingin kami lakukan,” tutupnya. LN-Win

banner 300x250

Related posts

banner 468x60