Wapres Lira: Redam Penyebaran, Gubernur Sulsel Harus Umumkan Identitas Pasien Positif Corona

  • Whatsapp
banner 468x60

Makassar, LiraNews – Hingga saat ini Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah belum ungkap identitas pasien Postif No 286. Hal ini justru membahayakan masyarakat banyak sebab beredar Informasi di masyarakat pasien No 286 adalah salah satu petinggi Pemprov Sulsel.

Wapres LIRA, Ryan latief berharap Gubernur Sulsel sesegera mungkin memberikan keterangan persnya secara rinci tentang identitas dua orang tersebut kepada Publik agar dapat di antisipasi penyebarannya. Ryan juga menduga adanya pejabat publik di Provinsi yang terindikasi.

“Kita belajar dari pasien positif Corona yang meninggal setelah dimandikan dan banyak orang melayat belakangan baru diketahui kalau almarhum adalah pasien 285 positif Corona yang meninggal dunia. Tentu hal ini penularannya sudah menyebar kasihan masyarakat sekitar rumah korban dan yang memandikannya serta pelayat mereka semua ini berpeluang tertukar dan harus di islolasi,” ” ujar Ryan kepada media, Minggu (22/3/2020).

Untuk hindari hoax dimasyarakat, Ryan juga berharap Gubernur Sulsel untuk transparansi tentang dua identitas tersebut. Ryan mendesak Pemprov Makassar tidak menerima pasien rujukan Virus Corona, tetapi merawat pasien Positif Corona di daerah masing masing guna meredam penyebaran virus Corona.

“Pemerintah harus siapkan peralatan dan APD untuk perawat dan Rumah sakit  dengan alokasikan Dana Daerah masing-masing untuk kebutuhan Darurat Rumah sakit dan APD dokter. Perawat kita harus dilindungi dan juga dokter, karena merekalah garda terdepan dalam musibah virus Corona, mereka punya keluarga juga,” tegas Ryan Latief.

Saat ini, lanjutnya, Negara harus memberikan pelayanan terbaik dengan memberikan alat pelindung diri sebagai senjata mereka. Berikan mereka logistik perang terbaik menghadapi virus Corona.

“Saya sudah sering menghadapi berbagai macam persoalan dan banyak belajar tentang Strategi Perang dan Politik serta Ekonomi, bagimana agar kita tetap dapat bertahan dalam situasi tersebut,” kata  ketua Umum Front Kedaulan Rakyat Indonesia ini.

Dalam menghadapi musibah serangan virus Corona yang tak nampak dimata, tegasnya, satu-satunya jalan adalah melakukan lockdown guna meredam penyebaran virus Corona dan melakukan upaya mencari vaksin untuk menanggulangi penyembuhan Virus tersebut.

Lanjutnya, kita jangan berhitung ekonomi semata tetapi bagimana negara melakukan antisipasi ekstrem dua minggu kedepan. Negara lain sudah memberikan contoh bagaimana menghadapi serangan virus Corona. China sebagai sumber penyakit penyebaran virus Corona berhasil melakukan lockdown di Kota Wuhan dan mampu meredam serangan virus Corona.

Para pemegang amanah rakyat jangan biarkan korban semakin banyak berjatuhan dengan membiarkan Negara Ini diambil alih virus Corona dan justru di lockdwon oleh virus Corona. Kita harus bangkit ambil langkah nyata untuk perang terhadap virus Corona dengan segala konsekuensi yang ada.

“Negara dan rakyat Indonesia harus di selamatkan sebelum terlambat. Semoga saja saya dan kalian semua masih terselamatkan oleh serangan Virus Corona. Hindari dan banyak berdoa kepada Tuhan yang Maha Esa. Allah Swt adalah langkah yang efektif saat ini,” pungkasnya. LN-TIM

banner 300x250

Related posts

banner 468x60