Warga Australia dari Wuhan Akan Dikarantina 14 Hari di Pulau Christmas

  • Whatsapp
banner 468x60

Canberra, LiraNews – Pemerintah Australia akan segera melakukan evakuasi ratusan warga mereka di Wuhan, kota yang diisolasi akibat virus corona di China. Nantinya, warga Australia tersebut akan menjalani karantina di Pulau Christmas.

Seperti diberitakan Reuters, hal ini diumumkan oleh Perdana Menteri Australia Scott Morrison pada Rabu (29/1/2020). Dia mengatakan, rencana evakuasi dan karantina di Pulau Christmas telah dipikirkan dengan matang dan akan berkoordinasi dengan pemerintah China.
“Kami telah mengambil keputusan pagi ini untuk mempersiapkan rencana operasi bantuan evakuasi bagi warga Australia yang rentan dan terisolasi di Wuhan dan provinsi Hubei,” kata Morrison di Canberra.
Kedutaan Besar Australia di Beijing mencatat ada sekitar 400 warga mereka di provinsi Hubei. Termasuk Wuhan, ada 17 kota di Hubei yang diisolasi karena virus corona, terdampak kepada kehidupan puluhan juta warganya.

Sejauh ini ada enam orang yang diperiksa karena diduga terjangkit virus corona di Australia. Di China per Rabu (29/1), virus ini telah menewaskan 132 orang dan menjangkiti hampir 6.000 orang.

Christmas Island adalah salah satu pulau terluar Australia yang terletak di Samudera Hindia. Berada sekitar 400 kilometer dari pulau Jawa, Christmas Island memiliki sekitar 1.800 penduduk di dalamnya.
Berdasarkan rencana Australia, warga mereka yang berhasil dievakuasi dari Wuhan akan menjalani karantina di Christmas Island selama 14 hari, sesuai dengan masa inkubasi virus corona.
Morrison mengatakan, prioritas evakuasi adalah balita dan orang-orang tua, serta mereka yang memiliki izin tinggal terbatas. Morrison mengatakan tidak ada jaminan proses akan berhasil, dan harus mendapatkan persetujuan dari China.
“Hal ini akan dilakukan tentu saja bekerja sama dan dengan otoritas serta persetujuan dari pemerintah China,” kata Morrison. LN-RED

banner 300x250

Related posts

banner 468x60