Yonmarhanlan VIII Bitung Bebaskan Sandera

Bitung, LiraNews – Satu kelompok teroris menyandera Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu. Sehubungan dengan hal tersebut Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan VIII Bitung mendapat perintah dari Komando Atas untuk menggelar Operasi Pembebasan Sandera.

Terlihat Kapal Perang Republik Indonesia berputar-putar mendeteksi keberadaan musuh. Kemudian tiga Tim Amphibi meluncur dari Kapal Perang tersebut untuk melaksanakan operasi pembebasan Bupati Minsel yang akrab disapa Teti Paruntu. Tim renang rintis diterjunkan pada jarak 400 meter untuk menguasai titik pendaratan dan melumpuhkan dua teroris yang berjaga di Pantai Boulevard Amurang.

Setelah penjaga pantai musuh dilumpuhkan tim Marinir langsung melakukan penyergapan dengan cepat dan taktis sehingga terjadi kontak senjata berapa kali, para teroris memberikan perlawanan sengit dan berusaha membawa lari Bupati Minsel namun berhasil dilumpuhkan. Bupati akhirnya bisa diselamatkan dan dibawa ke kapal TNI AL oleh Pasukan Marinir Bitung Sulut.

Adegan tersebut merupakan Simulasi Latihan Pembebasan yang dilakukan TNI AL dalam rangka Hari Dharma Samudera yang digelar di Minsel, sebelum dilaksanakannya upacara Hari Dharna Samudera tahun 2020 yang dilaksanakan di laut, Rabu (15/20/2020)

Ketika dikonfirnasi Danyon Marinir Bitung mengatakan, “Ini adalah latihan simulasi pembebasan sandera, kebetulan tokoh yang disandera diperankan langsung oleh Bupati Minahasa Selatan, tujuan dari latihan ini adalah bahwa kita senantiasa siap siaga dalam menjaga NKRI termasuk salah satunya operasi apabila ada tokoh-tokoh yang disandera”.

Hadir dalan kegiatan tersebut Danlantamal VIII Manado Laksma TNI Gig Jonias Sipasulta beserta jajarannya, Bupati Minsel Christiany Tety Paruntu, Forkomfomda Minsel pejabat TNI/Polri dan sipil serta unsur dari berbagai elemem masyarakat Kota Amurang Minsel. LN- TIM