Yossy S Manoppo : LSM LIRA Sulut Tidak Pro pada Salah Satu Kandidat Pemilukada Desember Nanti

  • Whatsapp
banner 468x60

Sulut, LiraNews – Lembaga Swadaya Masyarakat, adalah bentukan dan didirikan untuk mengawal kepentingan masyarakat itu sendiri, dalam menjalankan fungsinya, tentunya tidak ada unsur pemihakan, lebih utama adalah melakukan pengawalan dan pemantauan mengenai pelayanan penentu kebijakan dalam pengambilan keputusan, baik itu bersifat program Pemerintah, hingga pada penanganan tentang penegakan Hukum.

Hasil informasi kemudian diinvestigasi di lapangan, di temukan terdapat di satu Daerah, di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bol-Sel) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), terdaftar sebagai peserta dalam hajatan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, yang direncanakan akan di laksanakan pada Desember Tahun 2020 secara serentak di beberapa Provinsi, Kabupaten dan Kota se-Indonesia, telah memperalat Lembaga Swadaya Masyarakat untuk membacup salah satu Calon Bupati dan Wakilnya.

Read More

banner 300250

Tindakan ini sudah bertolak belakang dengan fungsi Lembaga sebagai Sosial Kontrol, dugaan sementara sebagai motor penggeraknya adalah oknum pernah di tunjuk sebagai Koordinator pembentukan pengurus lsm lira (Lumbung Informasi Rakyat) Sulawesi Utara.

Dengan adanya Informasi ini, Gubernur LSM-LIRA Sulawesi Utara Yossy S Manoppo mengatakan, LSM LIRA dalam Pemilukada, Tidak Pro pada salah satu Kandidat, Lembaga hanya ingin mengawal kemudian memantau dan ikut menyukseskan hajatan Nasional itu.

“Jika ada pernyataan mendukung kemudian menjagokan salah satu Kandidat, itu adalah oknum, bukan Lembaga (LIRA), LSM-LIRA Sulawesi Utara sudah memiliki Struktur Dewan Pengurus Wilayah (DPW) sesuai Surat Keputusan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Nomor : A-069/DPP-LSM-LIRA/SK-DPW-LSM-LIRA SULUT/VI/2020, dan sudah terdaftar lewat Kesbangpolda Provinsi Sulawesi Utara Nomor : 007/9/Kesbangpolda/VII/2020, bila ada oknum mengatas namakan LSM-LIRA tanpa mengatongi Surat Perintah Tugas dari Dewan Pengurus Wilaya (DPW) Sulawesi Utara, di mohon agar petugas Kepolisian segera menangkap oknum tersebut,” ujar Yossy S Manoppo.

Dilanjutkannya lagi bahwa, rencana pembentukan Dewan Pengurus Daerah (DPD) pada setiap Kabupaten Kota, hingga hari ini belum di laksanakan, mengingat kondisi sekarang masih dalam situasi Covid-19 (New Normal), namun pembentukan itu sudah dalam perencanaan.

“Jadi dengan terbentuknya Kepengurusan di tingkatan Provinsi, maka yang di tunjuk selaku Koordinator Provinsi Sulawesi Utara, tugasnya telah berakhir, jangan lagi melakukan pembentukan Pengurus di tiap Kabupaten Kota, sebab itu sudah menjadi tugas dari Dewan Pengurus Wilayah pada tingkat Provinsi,” ucapnya.

Di akhir penyampaiannya Yossy S Manoppo menekankan, bagi pelaku yang mengatas namakan LSM LIRA, bahwa mendukung pencalonan salah satu Kandidat Bupati dan Wakilnya di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bol-Sel), itu keliru alias tidak benar.

“Selaku penanggung jawab LSM LIRA Sulut, saya (Yossy S Manoppo) menyampaikan kepada siapa oknum yang dengan sengaja melakukan tindakan itu, agar fahami betul cara berorganisasi, jika ingin mendapatkan keinginan sesuatu dari Kandidat, jangan seenaknya mengatas namakan LSM LIRA, sebab lembaga ini adalah milik semua Rakyat, dan terpenting adalah Mitra Pemerintah dalam mengawal juga ikut mendorong tercapainya pelayanan pada masyarakat dalam mencapai Program Pemerintahan yang bersih tanpa Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN),” tutup Gubernur LSM LIRA Sulut. LN-Sutimin Tubuon

banner 300x250

Related posts

banner 468x60