Ada Upaya Sistematis Memperlihatkan Kelemahan Aparat Kepolisian

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:
Bagikan:

Jakarta, LiraNews – Diskusi dan Sharing PB.HMI kemarin dengan tema Posisi Pergerakan Mahasiswa antara Legitimasi dan delegitamasi usai berlangsung. Hadir pula sejumlah narasumber dengan ungkapan kritis.

“Setiap peristiwa bersejarah pasti di motori oleh mahasiswa dan pemuda sehingga peran mahasiswa sangatlah penting, oleh karnanya mahasiswa harus benar mampu menyikapi issu kebijakan dengan objektif jangan sampai ada kepentingan oknum-oknum tertentu,” ujar Wasekjen PB.HMI, Riyanda Barmawi.

Riyanda Menyoroti aksi mahasiswa dan anak STM belakangan ini, menghimbau untuk kadernya memberikan pencerahan kepada para mahasiswa supaya tidak gampang terprofokasi. Menurutnya, penolakan terhadap RUU jangan sampai berujung pada tindakan makar atau menggulingkan pemerintah yang sah.

“Dalam kesempatan ini juga kami melihat ada upaya yg sistematis untuk memperlihatkan kelemahan aparat kepolisian, inilah kekhawatiran kami sehingga diskusi ini kita adakan,” cetusnya.

“Mari kita mahasiswa dan pemuda untuk sama2 mempertahankan dan menjaga keutuhan NKRI,” pungkasnya.

Di tambahkan lagi Joni lubis, Wasekjen internal PB HMI, dalam posisi sebagai pengawal dan pengontrol mahasiwa haruslah menjadi penyambung kepentingan masyarakat bukan kepentingan oknum yang tidak suka dengan pemerintahan yang sekarang.

“Jangan sampai kepentingan para elite politik mengorbankan masyarakat,” tegasnya.

Mahasiswa, lanjutnya, adalah pilar utama untuk menjaga demokrasi. Jadi hancurlah negara jika aksi mahasiswa dan pemuda mewakili kelompok oknum yg tidak bertanggung jawab.

“Kami percaya mahasiswa akan berada bersama kepentingan masyarakat. Jadi mari mengawal demokrasi ini dengan baik dan benar,” imbuhnya.

Kemudian Furkan abdul, HMI Badko jabodetabek bahwa aksi unjukrasa yg di lakukan oleh badko HMI adalah untuk menyampaikan bahwa Menolak pasal-pasal yang kontraversi yang telah di revisi.

“Jika ada pergerakan yang sampai pada mengulingkan pemeruntah yang sah itu bukan kami. Tapi oknum,” tutupnya. LN-MA

Wed Oct 2 , 2019
Surabaya, LiraNews – Wakil Komandan Komando Penndidikan Marinir (Wadan Kodikmar) Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan latihan Angkatan laut (Kodiklatal) Kolonel Marinir Hadi Sumarto mewakili Komandan Kodikmar secara resmi menyambut peserta Lattek Pendidikan Komando (Dikko) Angkatan ke-161 Siswa Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AL XXXVIII/2 Kejuruan Marinir. Adapun penyambutan yang dilanjutkan […]